Oleh: achoey sang khilaf | Januari 22, 2008

Meninggalnya Istri Sang Bijak

“Asw. Innalillahi wainna ilaihi roji’un. Istri dari Dr. Hidayat Nurwahid tlah meninggal krn strokenya kena batang otak. Mhn do’a dr ikhwah semua.”

Begitulah kalimat SMS yang saya terima dari nomor tak dikenal pada malam selasa, 21 Januari 2008 jam 10.51. Dengan mata terbuka seadanya saya baca SMS itu dan mengucap kata “innalillahi wainna ilaihi roji’un” lantas berdoa semampunya.

Kepenasaran muncul akan informasi ini lalu saya coba lihat berita di TV dan dikabarkan bahwa isteri dari Ketua MPR-RI, Dr. Hidayat Nurwahid meninggal pada jam 1.00 dini hari. Lalu saya coba buka situs eramuslim.com dan memang kalau Ny. Kastian Indriawati telah meninggal dini hari 22 Januari 2008 pada jam 00. 49 di Rumah Sakit Jogya International Hospital (RS JIH).

Saya sebenarnya agak heran kok bisa informasi meninggalnya Ny. Kastian lewat SMS yang saya terima kok bisa lebih dulu dari jam yang diberitakan TV dan internet. Hampir 2 jam lebih dulu.

Tapi yang pasti saya turut berduka cita dan mendoakan semoga arwah almarhumah diterima oleh Allah SWT, diampuni dosa-dosanya dan dijadikan kuburnya menjadi taman di antara taman surga. Dan semoga keluarganya diberikan ketabahan dan keteguhan hati. Saya berharap Bpk. Dr. Hidayat Nurwahid tetap teguh menjalani perjuangannya demi Indonesia tercinta adil dan sejahtera. Amin!

Iklan

Responses

  1. Keingintahuan akan berita meninggalnya ibu tercinta membuat saya menanti-nanti berita tersebut di TV, tetapi sangat heran dan sedih ternyata hanya saya temui di running text, kunjungan presiden ke Yogyakartapun tidak disertakan berita melayat beliau,,,, kenapa ya???

    Saudariku, saya juga sempat kecewa ketika berita meninggalnya Istri Sang Bijak itu tidak dijadikan berita utama. Tapi saya lihat beberapa TV Swasta menyiarkannya pada Selasa pagi meski sepintas saja. Yach itulah Is wajah media di Indonesia saat ini, pilih-pilih dan terkesan Islam phobia. Ya semoga saja perkiraan saya ini salah.

  2. Saya jadi penasaran sekali, berita kematian dari SMS dan berita di Televisi
    hanya sepintas saja. Nama HNW sudah Go International, entah kenapa
    saya ingin protes dengan media Indonesia kurang perhatian.

    Media itu dikuasai oleh siapa, yach jadi wajar aja begitu. Kita memang mesti prihatin.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: