Oleh: achoey sang khilaf | Februari 1, 2008

Hujan di Februari

hujan.jpg

Untuk kecendrungan hati yang telah ada

Kuharap tak menjadi terbiasa

Dan semoga saja besok atau lusa

Kita berdua tlah terlupa

Untuk perasaan yang kemarin hinggap

Yang perlahan-perlahan tersingkap

Semoga besok lusa tak lagi terungkap

Meski perlahan dan bertahap

Untuk jiwa-jiwa yang rapuh

Atas kehadirannya yang berpengaruh

Semoga kita berdua mampu

Membuat kita tak semakin lusuh

Dan kedatangan hujan di awal Februari

Bukanlah tanda tangisan hati

Atas apa yang kita alami

Yang sebenarnya kita persulit sendiri

Untuk cinta yang melemahkan

Semoga segera pergi tercampakkan

Jika tak kunjung terubahkan

Jadi kebahagiaan pernikahan

Untuk kecendrungan hati saat ini

Untuk kecendrungan hati esok hari

Untuk kecendrungan pada sang bidadari

Yang masih tersembunyi

 


Responses

  1. Februari diguyur hujan
    Hatipun ditimbun harapan
    Pikirkun dilanda angan-angan
    Ah semua itu hanya hujan di Februari

    Salam kenal.đŸ˜€

    Kang, yang ini ni bukan sekedar hujan.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: