Oleh: achoey sang khilaf | Februari 12, 2008

Virus Valentine’s Day

valentines_day.jpg

14fEb,U akN mNdpT sUpRisE jk U mNgRmkN sMz Ni k 14 oRg,cUPid pMaNaH Hti akN sLL bRsM U.jgn aBaikN sMz niE jk gaG, U akN mNySal kRn dLm 14tHn gaGakN mNdPt pSn9n.. …. (0856927xxxx)

Begitulah isi SMS yang hinggap di Ponsel yang telah 2 tahun menemaniku. SMS bernada ancaman dari nomor yang tidak teridentifikasi sebagai mahluk yang tercatat di phone book. Ehm…, paling juga anak2 ABG yang tahu nomerku. Dan memang begitulah kenyataannya bahwa nomorku telah menyebar dikalangan para penikmat IM3 yang notabene umumnya anak2 sekolah di sekitar tempatku bekerja.

Membaca SMS tersebut terang saja aku tertawa meski gak terdengar ke seluruh penjuru Bogor. Bagaimana tidak orang sedewasa aku (hehe) ditakut-takuti oleh SMS lelucon seperti itu. Yach mungkin aja banyak para korban yang akhirnya rela menghambur-hamburkan pulsanya untuk menyebarkan SMS tersebut. Nah inilah salah satu bentuk pembodohan atau dampak negatif teringan dari apa yang disebut Valentine’s Day.

Dulu ketika remaja memang aku hampir terjebak. Di tanggal tersebut diusahakan bisa berduaan dengan “sang pujaan” untuk merayakan hari kasih sayang. Kalau dah deket ke bulan Februari dan masih jomblo, dengan semangat empat lima segera mencari dan tentunya tetap tidak serampungan, tetep harus yang ideal. Meski tidak sampai free sex tapi jika setelah kupelajari ternyata menurut agama yang ku anut “hal-hal” yang kulakukan saat masih jahiliyah itu adalah sesuatu yang sudah dalam katagori “mendekati zina”. Astaghfirullah.

Dalam islam kasih sayang itu harus, bersilaturahim juga harus. Tapi jika kita sudah ikut-ikutan merayakan sesuatu yang sudah berlebihan bahkan cenderung negatif, apakah itu masih wajar. Jadi mending dari sekarang kita tebarkan kasih sayang terhadap sesama. Tebarkan kedamaian untuk seluruh penghuni alam.

Iklan

Responses

  1. Menebarkan kasih sayang dengan menjalin silaturrahim semata-mata karena Allah SWT dan meneladani Rasul-Nya SAW.. 🙂

    Salam silaturrahim.

    Salam ukhuwah. Syukron akhi Fakhrurrozy atas sharingnya. Meman begitulah seharusnya kita bersikap.

  2. Lam ukhuwah islamiah akhy…Mg qt slalu trhndar dr hal2 yg mrSK Keimanan Qt sbg hmb ALLAH…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: