Oleh: achoey sang khilaf | Februari 22, 2008

Subhanallah, Aku Makin Terpuruk

Sore tadi hampir saja sempurna keterpurukanku. Terpuruk pada kegundahan akan kebahagiaan. Anugerah Tuhan yang tak tertahanakan. Terus menghantam jalannya kehidupan.

Berawal ketika Sang Ustadz menyarankanku tuk menyempurnakan separuh agama. Dengan mempersunting kader dakwah terbaik sebagai fatner mengayuh perahu mengarungi samudera kehidupan. Menabrak ombak menelusuri riak. Dan tetap teguh menghadapi badai pasang gelombang juga tetap tenang dalam suasana surut larut mendangkalkan kayuhan. Bersama menuju senja hingga kembali pada dekapan hakiki.

Suatu hal yang menakjubkan pada sesi ini, ketika Ustadz sedang mengungkit sedikit siapa gerangan nun jauh di sana. Hampir saja aku aku tak percaya, bagaimana bisa kriteria yang ibunda inginkan sesuai dengan apa yang Ustadz terangkan. Dan aku bagaikan terdampar diantara rumput lembut dan semerbak mewangi bunga berwarna-warni. Aku makin mengerdil diantara limpahan nikmat, namun aku mulai menjadi takut. Dan kuminta tempo untuk melihat isi hati yang bengal dan dompet kucel.

Ayah & Bunda bijak mendengar cerita ini. Dan tak disangka mereka telah mempersiapkan mahar yang mungkin tidak terlalu memalukan untuk memuliakan Sang Mawar. Aku kembali terdampar dalam berjuta buaian kelembutan kasih sayang tulus kedua hamba Tuhan yang paling berjasa dalam hidupku ini. Aku terharu.

Dan ketika dengan sadar tabungan yang selama ini kupersiapkan untuk merealisasikan target di usia yang ke-27 nanti malah aku investasikan pada kedua usahaku yang alhamdulillah telah mulai menuai hasil, aku kembali dihadapkan pada sebuah persoalan. Dan itu membuat langkahku tertahan. “Ustadz, saat ini ananda belum siap”

Hanya selang beberapa waktu jawaban untuk persoalan itu pun datang. Perusahaan tempatku mendedikasikan diri sebagai kuli memberikan reward, dan tercukupilah sudah estimasi nominal untuk “kebutuhan kisah suatu hari nanti”.

Aku terpuruk pada keharuan kebahagiaan, tinggal menunggu detik utnuk sempurna. Saat bidadari ada di sisi. Subhanallah.

Iklan

Responses

  1. subhanallah, ditunggu undangannya ya mas achoey..
    *rapih2 baju*

    Insyaallah. Sekalian kita kopi darat yach Bos.

  2. Emang kalo dah dari awal niatnya udah baik, insyaAllah bakal ada jalan dariNya, yah… 🙂

    Semoga akan lebih dipermudah dan diberkahi menuju hari bahagianya… 🙂

    Amin. Syukron ukhti. Allah memang Maha Pemurah.

  3. smoga allah memudahkan jalan yang akan ditempuh demi menghalalkan didalam bahtera rumah tangga yang sakinah,mawadah,warohmah.SEMANGADDDDDDDDDDDDDDDD

    Syukron akhi. Ayo dulu-duluan siapa cepat. Semngat!

  4. lam knl az..

    lam kenal jg. semangat!

  5. wah gue jadi saingan lo dech!

    Kalo saingan dalam berlomba2 menggapai ridho-Nya sih ane setuju Kang.

  6. Alhamdulillah jikalau semua berakhir dengan baik, saya dan kita semua yakin bahwa masalah apapun termasuk keterpurukan pasti ada jalan keluarnya asal kita gigih dan cerdas dalam menyikapinya dan juga tawaqal.

    Btw, terims ya telah mampir di blogku dan salam kenal juga. 🙂

    Syukron Kang atas masukannya. Sama2 🙂

  7. monichan…… qta berbagi cerita di dalam blog ini???

    Tuh kan kalo lihat blogger cewek cantik, mulai deh. Awas itu adeku!

  8. selamat dan sukses, jangan takut untuk menikah mas. Karena, sesungguhnya ada banyak rejeki yang akan diberikan olehNYA dalam sebuah pernikahan. salam kenal

    Syukron. Insyaallah senantiasa yakin.

  9. Ah… rufa-na mau menikah ya…? Ane yakin Bang Achoey telah siap buat memberikan nafkah batin… berafapun nanti diminta.. :mrgreen:
    *difecut*

    Ngomong-ngomong, nama aklhwat kita “syerem-syerem*… Bunga… Mawar… itu biasana nama samaran buat korban pelecehan :mrgreen:
    *digantung*

    Kang Cabe memang bikin geger. Nafkah bathin memang persediaannya melimpah, cuma dolar aja yang terbatas nih.
    Bunga itu lebih umum Kang, kalo Mawar lebih mengerucut dan biasanya dia berduri. Jadi bisa2 ane yang jadi korban. Ketusuk kenikmatannya.

  10. Uwah..uwah..
    sudah tiba masanya ya? Itulah, bila kita membutuhkan sesuatu dengan niat mulia, pasti Dia lebih tau apa yang terbaik untuk kita. Tahniah ya Bung.

    Syukron Kang Alir. Uwah … uwah, opo toh?

  11. Subhanallah juga mas , membaca ini membuat saya beristigfar mengingat kebesaran Allah , dan saya semakin sadar siapa saya.
    Kesempurnaan hanya milik Allah , bukan milik siapa – siapa

    Allah Maha Sempurna dan kita adalah mahluknya yang sempurna. Makanya manusia dipercayai untuk jadi khalifah di muka bumi ini.

  12. Dibalik kesulitan pasti ada kemudahan. Setelah hujan, langit akan dihiasi pelangi. Setelah kegelapan malam, pasti akan terbitlah kecerahan mentari pagi..

    Jika ada 2 pilihan, ambillah kekuatan keputusan dan tekad melalui sholat istikharah…Insya Allah semua persoalan akan diberi jalan keluar yg terbaik menurut-Nya..amin.

    Terima kasih sdh berkunjung kembali ke gubuk saya.

    Wassalam

    Untuk fase ini nyaris tidak ada kesulitan. Yang membuat sulit adalah arakter jahiliyahku yang masih saja membelenggu.

  13. subhanallah….

    barakallah….

    ditunggu kabar hari “H” nya

    semoga bisa menjadi pasangan dunia dan akhirat dan mempunyai anak-anak yang sholeh dan sholehah, amien 🙂

    Allah akan memberikan kemudahan bagi hamba-hamba Nya, plgi masalah penggenapan separuh dien 🙂 *sok tw aja*

    semoga penantian yang akan berakhir bagi antum
    akan berakhir dengan moment yang bahagia
    yang tidak terlupakan seumur hidup
    karena meminang mar’ah sholehah yang lebih baik dari dunia dan seisinya yang membuat bidadari di langit cemburu padanya 🙂

    Subhanalloh Ukhti. Syukron atas masukan dan hikmahnya. Yach itulah yg dicari, istri solehah.

  14. ya itu wajar ah, karena manusia itu memiliki sifat yang lemah. mudah-mudahan dengan kelemahan yang kita miliki itu Allah SWT bisa memafkan dosa2 kita. amin

    Nah ini nih contoh kalo ngasih comment ga baca dulu artikelnya. Hehe. Syukron masukannya.

  15. Asal niat kita tulus ikhlas, sesulit apapun pasti bisa berjalan. Itu pengalaman saya

    Berarti Bang Indra sudah nikah dunk. Bagi2 pengalamannya atuh!

  16. wah semoga bisa segera bersama sang mawar, bidadari dunia ya…:) nanti bawa ke surga juga

    Amin. Mantap banget do’anya.

  17. Barokallah

    smg dpt membentuk klrg yg SAMARA.. amiin

    Amin! Semoga Allah tak bosan2 memberikan Rahman-Nya ke hamba yang dhoif ini.

  18. Alhamdulillah, kalo udah jodoh emang gak kemana ya kang, doakan sayah yah yg sedang mencari jodo, hehehhe promosi wae
    inilah doa sayah :
    http://blogmoyo.wordpress.com/2008/02/26/doa-minta-jodoh-repost/

    Akhwat yang seperti apa sih yang antum dambakan?

  19. Seandainya kita ukur ibadah kita dengan kenikmatan yang telah diberikan oleh Alloh kepada, betapa hinanya kita. Lalu pantaskah kita meminta kenikmatan lebih yang berupa syurga? Masya Alloh, jangankan syurga untuk mencium wanginyapun kita tidaklah pantas. Lalu apakah kita akan menerima seandainya harus memasuki neraka? Ya Alloh ya Robbana mana mungkin kami kuat, baru engkau coba dengan sedikit demam saja rasanya diri ini paling menderita. Kami sadar kami dhaif, ibadah kami hanyalah simbol bahwa kami membutuhkan engkau, dzikir kami hanya wujud kami tak berdaya. hanya rasa syukur yang bisa kami persembahkan, hanya cinta yang kami miliki. Mudah-mudahan syukur dan cintanya anakku ini dapat menjadi nilai disisi engkau. Anakku! rasa syukurmu dan cintamu kepada orang tua dan buah hatimu Insya Alloh akan berbuah cinta dari Alloh yang maha mencintai. La’in syakartum la’azidanakum….

    Bapak memang bukan saja Atasan saya, tapi juga guru dan penasehat bijak saya. Makasih Pak!

  20. wahhh… iya… posting yang lain lagi tentang jodoh.. 😀 tapi yg ini sih udah berlabuh.. 🙂 selamat yah… pf deh…

    berlabuh sih belum karena belum meneukan tepian. hanya dah ingin segera berlabuh.

  21. Pada sebuah hadits qudsi disebutka bahwa Allah itu menurut prasangka hamba-Nya. so, Khusnudzon aja..

    Subhanallah, perbendaharaan ilmunya mantap juga.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: