Oleh: achoey sang khilaf | Maret 23, 2008

Mungkin Karena Ini Akhwat Itu Pergi (Bag. Pertama)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. ia berkata : Rasulullah bersabda:

“Wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, karena kedudukannya/ keturunannya, karena kecantikannya dan karena agamanya. Maka, pilihlah yang baik agamanya niscaya engkau beruntung.” (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, an-Nasaa’i dan Ibnu Majah)

Setelah lelah berpetualang yang hanya menyisakan gundah dan gelisah. Lalu aku coba benamkan wajah pada hamparan sajadah. Pasrah pada Sang Pemilik Cinta yang sesunguhnya. Perlahan namun kuharap pasti, langkah ini berubah arah. Seiring denyut nadi penyesalan yang hampir tak berkesudahan. Aku berjalan memapah arah menuju penghambaan.

Namun uluran lembut tangan itu masih saja menyisakan sidik jari. Pada wajah yang baru saja kubasuh, hingga kemudian tak suci kembali. Dan aku hanya bisa terdiam termangu. Pada kenikmatan semu yang menjalari sekujur tubuh yang hina dina ini.

Lalu aku melarikan diri pada kehampaan. Mencoba menelusuri lorong penghambaan. Mencari arah dari mana titik rindu itu terasa makin menderu. Hingga aku berlabuh pada “tarbiyah”. Berlabuh pada kondisi yang amat rapuh. Padahal tubuh ini sebenarnya belum benar-benar utuh, menyatu dengan jiwanya yang nyata.

Aku mulai merubah caraku mengagumi sosok gemulai itu. Belajar untuk benar-benar bisa. Meski hingga detik ini aku masih tak kuasa dengan sempurna. Padahal hadist di atas telah coba kupahami dengan seksama.

Jika dulu sosok cantik fisik menjadi fardhu dan nomor satu. Maka saat ini aku berusaha untuk tidak mendewakan kecantikan. Baru berusaha dan ternyata belum bisa. Gagal dan gagal lagi. Pantas saja beberapa biodata akhwat yang diberikan Ustadz terpulangkan kembali. Mungkin karena aku tak mampu menjamin bahwa kriteria keempat telah mereka miliki. Keindahan ahlaq perujuk kebaikkan agamanya.

Afwan bukan aku ga percaya Ustadz. Mungkin karena dunia ini masih baru dan aku belum sepenuhnya menjamah dan terjamah. Tapi ada cerita lain di balik kesemuanya itu. Cerita tentang akhwat yang membuatku merasa perlu bermawas diri. Hingga aku berpikir, jika ternyata cantik ahlaq pun tidak maka setidaknya cantik fisik sepenuhnya tampak. Karena ternyata, kecantikkan ahlaq belum tentu melekat pada akhwat yang berpakaian bijak.

Insyaallah bersambung …………………………………………………….. 😀

Iklan

Responses

  1. smoga segera bertemu dgn yang cantik fisik dan akhlak. sabar Insya Allah berbuah manis 🙂

    Nah itu dia. Amin banget deh. 🙂

  2. bro, semoga antum diberikan yang terbaik oleh Allah SWT agar antum tenang dan bahagia selalu. Memang generasi kita memiliki karateristik yang sangat berbeda dengan pendahulu kita dijaman 80-90-an. Sekarang standar2 tsb semakin spesifik dan memang itu sebuah sunatullah, intinya sih haqqul yakin, kata seorang sahabat kepada ane. Sukses selalu bro…

    Wah, bener2 bijak Kang Resi. Harus banyak belajar nih. 🙂

  3. berarti belum ketemu jodohnya akang. Mudah-mudahan sebentar lagi dapat 🙂

    Mungkin belum, mungkin juga iya cuma belum memastikan aja. 🙂

  4. tenang akh, seperti kata akhi pada saya..

    Bentangkan sajadah panjang
    Dan disepertiga malam terakhir
    Dalam tempat penghambaan yang berbeda
    Seorang akhwat berdoa demi mendapatkan mulianya cintamu..

    *sedikit digubah, afwan, akh… 🙂 *

    Gpp, ane belum pake hak cipta tuh. Kecuali kalo ada yang bikin di blog nama “Sang Khilaf”, itu baru dah dipatenkan. 😀

  5. Laluilah berbagai ujian,… bersabarlah
    bersama kesulitan akan datang kemudahan
    ALlah SWT akan menunjukkan jalanNYA

    Pasti itu, percaya kok.

  6. Let Love come mysteriously…
    Insya Allah diberi jalan olehNya.
    *tumben serius*

    Bunda, justru seringnya ane serius ko. Suer deh hehehe. 😀

  7. Sama-sama doa ya 🙂

    Doa kita doa yang sama meski untuk sosok yang pasti beda. Lha kalo sama kan bahaya. 😀

  8. “Karena ternyata, kecantikkan ahlaq belum tentu melekat pada akhwat yang berpakaian bijak”

    whew!! keknya kok menggeneralisasi dan ngejudge banget yach…:-(

    “belum tentu”. Adik, kaka bilang belum tentu. Kaka ga bilang semuanya engga. Hayo ngambek ya? 😀

  9. Allah pasti memberikan yg terbaik buat kang Achoey! amien..

    Akhirnya datang juga. Sahabat yang dah lama bertapa. Ga lagi mati lampu kan? 😀

  10. ck ck ck… susah banget sepertinya..

    Lebih tepatnya dibikin susah biar terasa indah. 🙂

  11. 😦

  12. raga yang menjiwa. jiwa yang meraga. keduanya tak bisa dipisahkan. ketika hati kita sedang girang maka wajah akan tampak cerah. ketika hati sedang gundah wajah akan kelihatan muram. bila hati yang baik aura yang terpancar pun akan baik. meski tak cantik pasti akan menarik.

    Subhanallah. Alangkah bijak dan menyentuhnya kata2mu. Saya sangat tercerahkan. 🙂

  13. sepakat
    pake jilbab belum tentu perilakunya baik
    *menohok diri sendiri
    😳

    Yup. Moga ini jadi pemacu buat para kaum berjilbab untuk menjadi lebih baik. 🙂

  14. tuk ikhlas itu emang susah yak…

    Ayo smangaaat lah kak..

    *nunggu sambungannya lg 😀

    Makasih atas motivasinya.
    SMANGADH!!!!! 🙂

  15. Keindahan ahlaq perujuk kebaikkan agamanya.

    bener banget kang.. setuju..

    Betul akhi. Meski ilmu agamanya banyak tapi ahlaqnya ga indah itu berarti agamanya ga dalam. 🙂

  16. saya jadi penasaran kelanjutannya… ditunggu ya…

    Makasih atas kepenasaranannya. Insyaallah saya sambung lagi. 🙂

  17. ‘kaya’ banget membaca tulisan ini.. thanks ya

    A jadi malu. Baca juga kelanjutannya. Makasih ya! 🙂

  18. ahlak dulu yang harus dicari….walaupun susah menilai ahlak yang baik….namun apabila ahlaknya kurang baik namun cantik insya allah setelah nikah antum bisa membimbing ahlak sang calon istri menjadi yang terbaik,untuk cantik mungkin selera manusia beda-beda, kita udah dapet yang cantik tapi kata orang belum cantik….coba pikirkan

    Nah kalimat yang “apabila ahlaknya kurang baik namun cantik insya allah setelah nikah antum bisa membimbing ahlak sang calon istri menjadi yang terbaik” gpp deh kalo ada. Ane pesen satu! 😀

  19. That’s sweet…
    Saya yakin ini hanya satu ujianNYA untuk membuktikan bahwa anda berniat memperbaiki diri semata karena Allah Azza wa Jalaa. Insya Allah akan ada semua akan berlalu bila anda tetap istiqomah…

    Pls… kalau sempat baca ya… 2 tulisanku… “e-mail dari Riyadh” dan ” 10 hari berhijab” di http://maaini.wordpress.com.

    Anda tidak sendirian… semua muslimin dan muslimah pernah mengalami “cara Allah menyayangi”….

    Be Istiqomah….

    Syukron Bunda, ane dah baca dua postingan itu. Subhanallah. Tambahan perbekalan dalam perjalanan pencerahan.

  20. Assalamualaikum wr.wb
    sebelumnya salam kenal dari saya
    saya terhenyak ketika baca blog ini khususnya pas bahasan ini
    memang
    masalah jodoh kompleks
    mudah2 akang dimudahkan
    untuk mendapatkan yang terbaik oleh sang Khalik
    keep istiqomah
    keep spirit
    insyaAllah “yang terbaik” sudah dipesiapkan Allah buat kita.
    wassalam

    Waalaikumussalam
    Salam kenal juga!
    Syukron atas motivasinya.
    Insyaallah saya senantiasa berhusnudzon pada Allah. 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: