Oleh: achoey sang khilaf | Maret 27, 2008

Sebuah “Karma” Berbuah Hikmah Nan Indah

Subhanallah, betapa tak ada yang sia-sia atas apa yang terjadi selama ini. Begitu pun tentang kisah yang menimpaku yang telah kukupas dalam postingan sebelumnya, insyaallah tak kan membuatku terpuruk. Meski sempat jatuh, tapi aku mendapat hikmah dari luka kecil yang menyayat. Setidaknya aku tahu, bahwa luka itu perih, meski cuma luka yang kecil.

Adalah Um Ibrahim yang mendapatkan comment award kali ini. Beginilah isi komentar beliau:

Walaaah….”jail”nya udah berkali2, tapi ditolaknya baru sekali…ya wajar2 aja, atuh😉

Karma, itulah tema yang kuangkat kali ini. Memang karma dalam islam itu tidak ada, tapi anggap saja ini sebagai penekanan dari hikmah yang telah Allah berikan. Betapa masa laluku penuh dengan warna-warna gelap. Warna yang membuat aku terlelap dalam dekapan kealfaan. Hingga hampir saja bunga layu setaman. Layu bukan karena madunya terhisap habis sang kumbang, melainkan layu karena sentuhan sang kumbang yang membuat warnanya berubah sayu setelah merona menebar sipu. Lantas tak sempat lama merekah sang kumbang pun terbang meninggalkan kerinduan. Dan hanya kegersangan yang tersisa setelah atmosfer cinta terkikis habis sering kepergian harapan.

Dan ketika hati ini kucoba tambatkan pada akhwat yang tertutup hijab. Yang tak ingin kupandang wajahnya agar hati ini tetap terarah. Ternyata hanya selembar tisu yang tersedia di atas sajadah itu. Tisu putih bersih yang jelas tak boleh kusentuh. Jika saja kuberani menyentuhnya, maka selembar tisu itu tak lagi ada artinya. Karena aku adalah noda, yang hanya akan mengotorinya. Membuatnya tercampakkan ke tempat sampah.

Hati ini teriris mendekap tangis. Betapa bermain-main dengan hati bukanlah permainan yang menyenangkan hati. Engkau datang mewakili kepedihan belasan bahkan puluhan sejenismu. Yang tak pernah mau kuraba hatinya di saat aku memeluknya. Dan kali ini aku mengelaminya, padahal baru sekali. Dan hampir saja kutampar kau dengan sajadah yang baru saja kucuci. Untung saja, pantulan cahaya cermin itu menyilaukanku. Dan menampakkan kepekaan nuraniku.

Ukhti, cepatlah kau pergi.
Jangan sampai kau merubah hati.
Biarlah keputusan itu tetap kau tetapkan.
Jangan kau bimbang.
Keputusanmu telah tepat.
Dan jikalau kita bertemu kembali kelak.
Kuharap wajahku telah berbinar cerah, karena telah kutemukan kebahagiaan yang sebenarnya.
Syukron atas hikmah indah yang telah kau berikan, meski itu adalah sebuah “karma”.

 


Responses

  1. Karma? Ada kebenaran dan keniscayaan unversal. Sunnatullah dan Takdir. Keberaturannya adalah padi yang kita tanam, kita jualah yang memanennya. Orang lainnya hanya melihat, tersenyum, mengejek, menasehati dan lainnya. tergantung amal kita pada tuhan dan seseorang.

    Khusnul Adab Ma’a al-Allah wal Kholqi
    (beperilaku baik kepada Allah dan Makhluk)

    begitu yang pernah kami kecap di pesantren dulu

    Salam
    TB

    Subhanallah, sebuah komentar yang amat berbobot. Terima kasih sobat.
    Salam dari Sang Khilaf

  2. Karma… semua tergantung pada pikiran kita.. yang jelas.. takdir telah tersurat di sana.. bukankah Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak merubahnya? so… tidak ada yang tidak mungkin mas… kalo karma… menurutku suatu kebetulan belaka, dengan tetap menjujunjung nama-Nya..🙂

    Ya, selalu ada hikmah di balik segala kejadian. Bersyukurlah orang2 yang menyadarinya.🙂

  3. *tersentuh membaca puisi bertinta pink*

    Ah yang bener?🙂

  4. Benarkah itu karma…????
    kalo antum sendiri berkata
    itu adalah hikmah dibalik kejadian
    itu adalah ujianNya dibalik kasih sayangNya
    ……..?????????

    Anggap saja karma. Biar aku lebih tersadar. Biar aku lebih mencerna.🙂

  5. Apa yang kita lakukan pasti ada balasanya.
    tapi itu BUKAN KARMA!!. Tapi Kepastian Allah SWT.

    Yup seperti kutulis di postinganku, bahwa dalam Islam tidak ada karma. Hanya penekanan saja. :

  6. Life goes on choey …
    Life goes on …

    Keep on forward …

    *Hiks hiks*😦
    Aku ga ngerti bahasanya.

  7. Masa lalu / kemarin,saangat jauh.. tidak bisa dirubah.
    tapi bisa jadi pelajaran untuk sekarang dan besuk..
    (minjem kata orang bijak).

    Lam kenal, saya sering melihat a’achoey di Blog
    Bunda, kaudanaku, Paknh18 dll.
    Link sudah terpasang di Blog saya.

    Yup, setuju.
    Lam kenal juga. Dah saya link juga tuh. Moga kita jadi sahabat yang baik. Amin!🙂

  8. “Karma” suatu kata yang mempunyai makna
    yang gimanaaa gitu?

    beneran baca ini meni asa
    nyeredet kana hate, sedih ada, romantis melankolisnya juga ada…

    Ah nu leres Neng? Hatur nuhun tos maos ieu carios.🙂

  9. haiyaaaah msh mellow lagiiii
    udahlah, jangan menghukum diri sendiri dg merasa ter-karma. Ambil hikmahnya…

    Hehe, belum baca postingannya dengan seksama ya.:)

  10. Karma >>> adalah kata-kata yang sangat menakutkan… hiii

    menakutkan banget ya!

  11. Karma ?
    KARi MAem Tho ?
    alias tinggal makan ?😆

    Ualah bunda. Kok malah bercanda.😀

  12. Menurut si mbah, kegagalan itu adalah kemenangan tertunda. Sekarang mungkin msh blm tau apa yang tertunda itu, tp kelak pasti bilang begini : ‘Untung ya saya gagal waktu itu, coba kalau nggak, gak ketemu sama yang sekarang’… coba buktikan saja, kalau bener kasih tau saya ya…. hehehe.. Its time to cheer up man!

    Jadi semangat melihat ntar. Semangat!😀

  13. kalo pendapat sayah mah kang
    “siapa yang menanam benih, dialah yang mendapatkan hasilnya”

    nyambung gak yah???

    Ah ini mah ga baca dulu postingannya.😀

  14. baca komentar nomor 1 jadi tambah yakin, emang karma itu menurut ridu ada, ya dalam islam itu ya benar kata akang, sebagai hikmah dari kegiatan yang kita lakukan..

    ridu sih dapet karma kalo lagi bulan Ramadhan aja.. kan enak tuh buka puasa pake karma! (*itumah korma du!!)

    Ridu emang deh. Karma dibilang Korma. Sekalian aja bilang “Kamar”.😀

  15. Hehe.. Keep husnuzhon aj, anggep aj klo kk ga jd ma dy, brarti dy bkn yg trbaik bwt kk mnurut Allah..*ap kk jg bkn yg trbaik bwt dy, upps.. Peace😀

    jgn trpengaruh masa lalu yg kelam, kita bs brubah mnjadi lbh baik sebanyak apapun n kapanpun kita mau, tentunya slm nafas msh terhembus:).

    Yakin kak, suatu saat ia pasti akan dtg…Nikmati aj masa pnantian ini, Allah sedang tersenyum mnikmati tangismu,sujudmu n kepasrahanmu pd Nya..🙂

    Tangis atas nama cinta kepada-Nya. Menyelamatkan tubuh yang terbasuh oleh tangisan itu. Terjaga dari siksa api neraka. Andi saja bisa.🙂

  16. hheemm.. jadi inget satu lagu :

    setiap perbuatan kan mendappat balasan
    setiap pertaubatan kan mendapat ampunan..
    (lupa lagu nasyid siapa…😛 )

    yang pasti, apapun yang terjadi, itulah ketetapan Allah..🙂
    saya sebenernya juga takut dengan karma atas kelamnya masa lalu saya.. tapi setiap ujian yang saya alami saat ini, saya menganggapnya ujian atas janji saya padaNya untuk kembali ke dalam pelukan tarbiyah…

    pokoknya akh, klo kita lulus ujian, Allah pasti akan membalasnya dengan sesuatu yang luar biasa indah🙂
    *adik sok bijak*😛

    Iya ukhti. Sabar dalam menjalaninya, ikhlas dalam menghadapinya.🙂

  17. Semangat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!🙂

    OK Bos.🙂

  18. karma???
    wah ana gak sepakat…..

    anggap ini adalah ujian bwt atm
    ujian cinta
    apa atm bisa lulus ato tidak

    “Allah akan menguji kita dengan harta…jabatan…dan lain-lain”

    mungkin atm diuji dsini

    hanya atm yang bs nentuin
    mw lulus cumlaude ato gak…

    ini bukanlah karma
    ini rasa cinta Rabb nan penuh cinta
    kepada atm yang dicintai-Nya
    maka bersyukurlah🙂

    tetap semangat
    masih banyak bidadari yang sedang menanti dijalan nan sepi

    Syukron ya ukhti.😀

  19. kayaknya perlu waktu panjang untuk mendiskusikan karma
    Btw, ana salut sm ketegaran kang achoey. Sudah waktunya menatap kedepan, kang. Ciri seorang amir adalah tidak plin-plan. Awas kalu balik lagi…

    Mohon doanya aja Bos. Dan nasehatnya slalu!🙂

  20. Rhyzq sok wise ya Kang ?
    padahal dirinya juga plin plan😆

    Bunda, bukannya dah gencatan senjata?😀

  21. karma tu yang item2 dari arab itu ya?
    yang sok dipake buka puasa…
    *jayussss
    kabur…:mrgreen:

    Tuh kan dah dua orang yang jayus kayak gini.🙂

  22. Rhyzq ngajak gencatan dimana2 😀

    Bunda, hati2 lho! Rhyzq banyak temennya. Nanti disatronin rumah Bunda.😀

  23. karma bukanlah keterpurukan namun bagi orang yang berpikir adalah intropeksi diri dalam dirinya.

    Bisa aja.😀

  24. subhanallah! hikmahnya sungguh besar dari apa yang terjadi! *menundukkan kepala haru*

    Mohon doanya!

  25. Sama..Sama…punya pean sudah kami link juga.

    Salam
    TB

    Sip deh.🙂

  26. mas achoey, sepanjang pengetahuan saya yang awam, karma memang tidak ada dalam ajaran islam. namun, oleh nenek moyang kita, karma menjadi cara yang tepat untuk memasukkan unsur sinkretisme di bidang religi. bahkan, konon ada yang meyakini bahwa karma itu bisa menurun ke anak cucu. entah benar entah tidak, wallahu’alam bishawab!

    Yup Pak.🙂

  27. Karma… berat banget yah artinya…🙂 tapi emang bener smuanya udah ada yg ngatur… mau karma mau ga semua udah digariskan… setuju yang penting tetap maju tak gentar😉

    salam…

    Hidup Carra. Akhirnya bangkit kembali. Maju terus!😀

  28. iya terkadang yang kita liat suatu kegagalan sekarang, di masa depan bisa sja sebuah keberuntungan bagi kita karena gagal pada waktu dulu

    Yup, bisa diterima.🙂

  29. kok si ukhti pergi kang?
    mang ada pa?
    ap yg membuatnya pergi?
    yg jelas apapun ug terjadi keep spirit
    man jadda wa jada
    barang siapa yg bersungguh2 maka akan mendapatkan apa yg diinginkannya.

    Di pergi karena aku bukan yang terbaik untuknya
    Atau mungkin juga dia merasa dia bukan yang terbaik untukku.
    Thx ya Bos.🙂

  30. karma adalah prilaku kita yang kadang menghampiri atau menjauh.😀

    Lha yang ini lain nih😀

  31. salut, anda membuat pemahaman dari sudut pandang yang berbeda dan berani mengungkapkannya ke dunia (maya). Tidakkah sekrang terasa lebih melegakan?

    Semangat!!!

    Hatur nuhun.Yup, sekarang dah lega. Lega banget malah. Semangat!😀

  32. bagian mana nich pak inti dari karma itu sendiri ?
    sebenarnya kita boleh percaya pada karma ? atau ada istilah lainnya ?

    Kita ga boleh percaya pada karma. Tapi takutlah pada azab Tuhan atas dosa yang kita lakukan.😀

  33. karma…emang masih ada yak ??

    Sebenarnya sih jangan percaya karma. Apalagi Karma Sutera. Yang ada adalah balasan dari Tuhan atas sikap dan prilaku kita.🙂

  34. Kang Achoey, terbukti kan???
    Yg ngajak perang tuh bunda menik, padahal aku datang dengan penuh kedamaian.😈

    *tiup peluit*
    *ngumpulin pasukan bodrex*
    *serbu saung bunda*

    Yup, percaya. Ga mungkin bayi melawan Bundanya sendiri.😀

  35. @ Rhyzq
    Makasih ya Q, gara2 dikau, saungku jadi rame😛
    Sori ya Kang Achoey, blognya jadi tambah rame😆

    Ya kalo gencatan senjata, blog kuga rame lagi donk.😀

  36. Kadang,setiap dosa yang kita lakukan,
    hingga mendapat teguran yang bernama karma,
    sesungguhnya menunjukkan betapa sayang 4JJ dengan kita,
    karena,senakalnya kita,tetap diingatkan,,
    subhanallah kan kang,,

    Iya subhanallah dik.🙂

  37. Horre…. dpt komen award, hadiahnya gratis makan mie seumur hidup neh?😉

    “Pelajaran2” itu kan yang memberi “warna” dalam hidup,mangkin banyak belajar Insya’Allah hatipun mangkin bijak…🙂

    Makan mie seumur hidup? Boleh. Asal syaratnya mau bantuin nyuci piring.😀

  38. cuma bantuin cuci piring, akh? klo sehari cuma satu piring yang dicuci, presty juga mau aaah…
    he he
    *bandel*😛

    Pringnya sih satu, cuma segede lapangan bola. Mau?😀

  39. emang beneran ada segedhe lapangan bola?
    waaahh…
    berarti mienya buanyak bgt duonk…😛
    *emang dasar bandel*
    *lagi kumat*

    Iya nih bandel.😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: