Oleh: achoey sang khilaf | April 10, 2008

Aku Ada, Karena Kasih Sayang Allah

“Inna rahmati wasi’at kullu syai'”

Itulah yang Allah katakan kepada kita untuk mengingatkan betapa luasnya kasih sayang Allah terhadap mahluknya. “Sesungguhnya kasih sayang-Ku meliputi segala sesuatu.” Dan Allah tak pernah dusta atas apa yang dijanjikannya. Allah Yang Maha Rahman, Allah Yang Maha Rahim.

Seringkali kita merasa bahwa Allah tak lagi sayang kepada kita. Keluh kesah senantiasa menghiasi keseharian. Dan inilah bukti kerapuhan kita sebagai manusia. Manusia yang kadangkala gersang dan tak kunjung mendapat penawar peneguh hati. Dan aku sedang tidak membicarakan orang lain melainkan diriku sendiri Sang Khilaf ini.

Tentang musibah yang kemaren baru saja kami sekeluarga alami, lantas piutangku (recehan rupiah yang sengaja kukumpulkan buat biaya walimahan kelak)Β yang tak kunjung dilunasi oleh seorang sahabat yang telah kuanggap tauladan. Nyaris saja membuatku kembali terpuruk padaΒ keantipatian hati. Andai saja aku tidak memandang dan berpikir dari sudut yang berbeda. Mungkin bangunan kelapangan jiwa yang baru saja kubangun terbakar kembali oleh titik api emosi.

Allah, ketika aku melafal nama-Mu yang agung itu. Kesejukan menjalar ke seluruh tubuh. Dan semua bermula dari hati. Aku yakin akan kuasa-Mu. Kuasa akan berlimpah kasih sayang yang telah Kau tunjukkan atas sadar dan tak sadarnya diriku.

Abu Hurairah ra berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda, “Allah telah menjadikan kasih sayang-Nya terbagi dalam seratus bagian. Dia menahan sembilan puluh sembilan bagian di sisi-Nya dan menurunkan satu bagian ke bumi. Dari satu bagian itulah para mahluk saling mengasihi, sehingga seekor induk binatang mengangkat cakarnya dari anaknya karena takut melukainya.” (HR. Musim)

Kasih sayang-Mu saat ini hanyalah satu bagian dari seratus bagian yang ada. Dan dengan satu bagian saja ini aku sudah sangat merasa gembira. Begitupun dengan manusia dan mahluk hidup lain. Semua merasa nyaman atas kasih sayang itu. Semua bisa bebagi, dan karena itu masih ada secercah kebahagiaan atas kedamaian di alam fana ini.

Dan ketika bayi mungil itu terlahir ke bumi. Dengan berjuta kelemahan dan kerapuhan yang ada. Maka jika bukan karena kasih sayang-Mu. Bayi mungil waktu itu, mungkin tak kan bisa sebesar ini. Dan itu adalah aku, Sang Khilaf yang tetaplah rapuh.

Ya Allah kembali bangunkan aku saat berjuta manusia nyenyak terlelap.
Ya Allah kembali usik hatiku saat terlena oleh fatamorgana indahnya dunia
Ya Allah kembali tegakan aku dalam menapaki jalan pembenahan diri tiada henti
Karena diri ini tiada arti tanpa belas kasih-Mu

Β 

Iklan

Responses

  1. Syukron akhi atas nasehat2 diatas, sudah kewajiban kita sebagai hambu untuk selalu bersyukur atas apa yang telah diberikannNya kepada kita semua.
    Namun tidak jarang kita mengeluh atas segal rahmatNya. Subhanallah.

    sukses selalu akhi dalam menapak jalan menuju ridho ilahi.

    Syukron akhi. Tapi afwan ane ga sedang menasehati oran lain, tapi menasehati diri seniri. πŸ™‚

  2. subhanallah πŸ™‚

    yang pasti…

    “innallaha ma’a shobiriin”

    innallaha ma’ani πŸ˜€

    Yup dik πŸ™‚

  3. “Allah, ketika aku melafal nama-Mu yang agung itu. Kesejukan menjalar ke seluruh tubuh… ”
    Saya selalu merasakannya… Subhanallah… πŸ™‚

    Subhanallah. Bunda emang baik πŸ™‚

  4. ” kau tak rapuh sobat,hanya dosa tercipta yang membuat kita menjadi rapuh.akupun terpuruk pada kumbang kerapuhan pada jiwaku,lalu cepat aku meminta doa Cinta padanNya,mari kau dan aku menuju pada doa cintaNya,agar tak rapuh pada hatimu hatiku jiwamu jiwaku…agar malam ini kita terselimuti oleh kasih sayangnya.” ( maap kepanjangan komennya hehehe….)

    salamku,
    langitjiwa…..

    Komentarmu itu senantiasa menegarkan jiwaku. Makasih sahabatku πŸ™‚

  5. okta jadi sadar negh..(udagh sadar sigh, cuma kurang sadar)
    *garut – garut kepala*

    Okta okta, Garut ko di bawa2. Dodol Garut kek yang dibawa! πŸ™‚

  6. duh… jadi merasa diri jarang bercermin nigh..
    aaaaghhh… malu aku.
    *ngumpet di kolong jembatan meja*

    Ah Norie bisa aja πŸ™‚

  7. Karena kasih sayangNya kita masih bisa menikmati rizki dan ridho dariNya. Oleh karena itu setidaknya kita harus berdoa untuk selalu mencintai dan menyayangilah
    “Ya Allah, Yang membolak balikkan hati, tetapkanlah hati kami untuk selalu mencintai dan menyayangiMU”

    Amin. Kang Hangga makin jago nih. πŸ™‚

  8. bener banget kang , setuju , aku ada karena kasih sayang Allah SWT
    terima kasih sudah diingatkan nech

    Ah akang bisa aja.

  9. waaahh..jadi adem baca blog ini.. πŸ™‚
    makasih tausiyahnya….

    Ups. Afwan ane ga sedang tausyiah. Ane sedang bermuhasabah. πŸ™‚

  10. hadistnya bagus sekali…langsung mewakili topik posting…semoga bisa menjadi seperti itu πŸ™‚ dan duniapun jadi lebih baik karenanya

    Amin πŸ™‚

  11. subhanallah
    penawar hati memang salah satunya kata2 yg menyejukkan, membangun jiwa untuk menjadi lebih baik.
    makasih dah memberikan pencerahan

    btw..turut bersedih atas musibah yg menimpa achoey sekeluarga, yakinlah ada hikmah yg bisa dipetik. Sori telat, baru mampir sini lg.

    Makasih ya saudariku. πŸ™‚

  12. Salaam,

    Baca postingan ini memang hati jadi adem, tapi kepala agak pusing mikirin Achoey, soalnya baru kebakaran trus diutangin orang blon dibayar-bayar, kalo deket seh aku pengen ngebantu, sayang jauh *jaim mode:on* tapi aku bantu doa aja deh..Insya’Allah… mie janda laku keras dan rejeki melimpah..amien. πŸ™‚

    Iya umi, bantuin ngapa! :

  13. makasih mas..
    postingan ini bikin dt tersadar (lagi).. πŸ˜€

    Alhamdulillh jika ada hikmahnya πŸ™‚

  14. Sungguh mulia akhlakmu, kang. Aku bahkan jauh lebih rapuh dari kang achoey. Kalau cobaan seberat itu menimpaku, entah apa aku bisa melaluinya searif kang achoey.

    Akang terlalu berlebihan. Pujian adalah ujian πŸ™‚

  15. Mrasa tersentil u/ sejenak merenungi apa2 sj yg tlah Ia berikan sbg bentuk kasih sayang NYA..

    Walau kutau, takkan pernah bs ku menghitung smuanya..

    Tak apalah, it adalah fitrahku sbg sang Alpa yg punya kterbatasan d sgala lini (klo kk sang khilaf, aq sang Alpa aj, mang ad bedanya yak?:D)

    jazakallah dah ngingetin:)

    Kita saling ngingetin aja ya! πŸ™‚

  16. wah pokoknya kalo mas achoey salut banget deh..
    mas tao kang ya?
    kang aja deh,,
    kang achoey adalah bloger yang takkan terlupakan..
    temen pertama di boger.
    hehehe

    Ah adik. Oh ya makasih salamnya ya. Anis dah menyampaikan. Waalaikumussalam. πŸ™‚

  17. Allahu Akbar…

    segalanya milik dia. semuanya khan kembali di sampingnya

    Salam
    TB

    Subhanallah πŸ™‚

  18. Jadi inget nasyid Rapuh dari Opick.. 😦
    Apapun itu, tetap semangat untuk meraih cinta Nya! πŸ˜€

    Amin. Semangat! πŸ™‚

  19. terima kasih sudah mengingatkan..
    sungguh Allah Maha Agung, Penyayang dan Maha Pengasih..
    tak satu pun yang diciptakan Nya yang akan terbuang sia-sia..

    best regard

    Sebenarnya saya sedang mengingatkan diri saya sendiri. πŸ™‚

  20. setiap merasa mendapatkan cobaan… anggap saja itu adalah ujian kenaikan tingkat.. dan Allah hanya memberikan ujian tersebut kepada mereka yang mampu saja.
    Jadi berbanggalah Mas.
    Mas termasuk orang yang dipilih Allah untuk ikut ujian naik tingkat.
    Ayo…. kerjakan ujiannya dengan baik, biar lulus.. πŸ™‚

    Yup, ayo semangat! :

  21. “sesungguhnya Aku sesuai persangkaan hamba-Ku”

    Alhamdlillah, semoga tetap berbaik sangka dengan Allah

    salam silaturrahmi

    arif
    http://arifrahmanlubis.wordpress.com/

    Yup, salm silaturahim. Moga kita bisa berbagi hikmah )

  22. hukz… akh achoey bgt deh postingannya…
    menyentuhhhh…

    thats right, kita ada, sampai hari ini karena kebesaran cintaNya..
    Allah, mudahkan langkahku menggapai cintaMu…

    Ah adik bisa ja. πŸ™‚

  23. Ya Allah kembali bangunkan aku saat berjuta manusia nyenyak terlelap.
    Ya Allah kembali usik hatiku saat terlena oleh fatamorgana indahnya dunia
    Ya Allah kembali tegakan aku dalam menapaki jalan pembenahan diri tiada henti
    Karena diri ini tiada arti tanpa belas kasih-Mu

    amiiinnn….
    πŸ™‚

    Amin! πŸ™‚

  24. tentang piutang, nih..
    tenang aja, akh.. klo rejeki g akan kemana, kan.. klo jodoh juga g akan kemana (katanya uangnya yang dipinjemin buat walimahan.. πŸ˜› )
    selalu ada hikmah dari setiap langkah yang kita tempuh. y g, akh? harus2 pinter2 mengasah diri untuk lebih memahami hikmah ni…. πŸ˜€

    Yup dik πŸ™‚

  25. yup setuju dengan mbak Larasati..klo rezeki gak akan kemana, mudah-mudahan diganti dengan yang lebih baik lagi πŸ˜€

    tetap semangat πŸ™‚

    Yup, tetap semangat πŸ™‚

  26. makasih mas, postingan yang sangat bagus… syukron…
    πŸ™‚

    Afwan. Sama2 ya sobat πŸ™‚

  27. Kang achoey… tak jauh beda saat aku menulis postingan tolong bangunkan aku….. Dan sekarang tengok aku yang sedang ada dalam ruang UGD di RS_M.

    Ukhti, ane dah menengoknya. Dan ane malah ikut dirawat di sana. πŸ™‚

  28. semoga selalu kuat dan tabah.. btw yg ngutang mungkin lagi dpt cobaan lbh berat, kang.. doain aja dia spy mdpt hidayah.. πŸ™‚

    Amin. Makasih saudariku. πŸ™‚

  29. Subhanallah Postingannya selalu menyentuh…………………
    Semoga Allah SWT selalu memberi keberkahan kepada kita semua…Amin……..

    Amin. Semoga saja sobat πŸ™‚

  30. kerapuhan manusia adalah alpa, dan alpa adalah sifat manusia. Maka bimbinglah kami ya Rabb….karena jika tanpa bimbinganmu….maka selamanya kami akan terjerumus kedalam kebinasaan.

    Amin ya robbal alamin!

  31. terkadang saya merasa Allah tak adil. namun kemudian saya memikirkan kelebihan yang saya punya. dan saat itu pun saya sadar ternyata Allah menyayangi saya dengan menciptakan saya seperti ini. πŸ™‚

    Yup, begitulah seharusya kita. πŸ™‚

  32. SubhanAllah, dengan kasih sayang Nya pula Allah limpahkan anugerah terindah ke dalam hati dan akal sang khilaf hingga ia mampu melukis kata-kata seindah itu.

    Syukron akhi. Moga aj ada hikmah di balik kata2 sederhana ini. πŸ™‚

  33. Aku berada di sini, karena kehendak-Nya. Aku tumbuh besar hingga seperti ini, atas segala karunia-Nya. Hanya Allah yang paling aku cintai, aku tidak ingin kecewa karena mencintai sesuatu yang tak abadi.

    Subhanallah πŸ™‚


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: