Oleh: achoey sang khilaf | April 21, 2008

Keperjakaan Jejaka?

Postingan ini adalah lanjutan dari postingan sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai perimbangan, karena dilihat dari komentar yang masuk, ada beberapa pihak yang merasa keberatan πŸ˜€

Saat ku muda (ngaku sekarang dah tua), aku memang bukanlah remaja pria yang baik. Aku sempat bergaul dengan mereka yang saat kami nongkrong, seringkali menjadikan tema penaklukan keperawanan sebagai bahan ajang peninggian reputasi. Dengan bangganya mereka ceritakan perjuangan menumbangkan sang Bunga. Nyaris tanpa ada perasaan telah bersalah, malah yang ada sebuah keangkuhan yang nyata. Termasuk mereka ceritakan bahwa setelah adegan terlarang (bagi bukan pasutri) itu usai, Sang Bunga menangis tersedu tanda penyesalan. Tapi toh besoknya pasti deh mereka minta lagi, Sang Kumbang memastikan dengan nada kesombongan yang sumbang. Astaghfirullah.

Ku akui, nyaris saja mereka menyangka aku tak gentle, ketika aku tak pernah menceritakan kisah yang sama. Bagiku, wanita adalah sosok terhormat. Sama seperti halnya ibuku yang amat teguh dan tulus kasihnya. Bahkan saat kuliah dulu, sampai ada seorang teman yang menawarkan diri untuk membantuku melepas keperjakaanku. Dan alhamdulillah aku masih bisa menolaknya meski dengan resiko siulan cacian menghujaniku akibat itu.

Pernah juga kuceritakan pada seorang akhwat tentang masa laluku yang kelabu. Tentang seringnya kugonta-ganti pacar, tentang banyaknya TTM, tentang semua watak petualangan kepecundanganku. Dan apa yang terjadi, dia segera beranjak pergi meninggalkanku.

Itulah kenapa kukatakan padaku dan pada semua sahabatku. Bahwa janganlah kita mevonis orang dari masa lalunya, tapi lihatlah sekarang seperti apa dia. Sangat tak bijak ketika kita memfatwa bahwa manusia tak kan mampu berubah tuk memperbaiki diri.

Sama halnya dengan keperawanan, penting memang untuk menjaganya. Jangan pernah kita memudarkan norma yang ada. Justru dengan itu, lelaki seharusnya bijak dengan tak melepas keperjakaannya sebelum menikah. Begitu pun perempuan, dia harus lebih menjaga diri dan tak mudah terlena oleh rayuan gombal sang kumbang.

Kita yakin kita mampu. Maka, jangan dekat-dekat! πŸ™‚
Mohon doanya!
Iklan

Responses

  1. pertamax lagi

    Selamat, anda layak dapet ucapan selamat πŸ˜€

  2. hahaha, pahalawan bertopeng juara 1

    Tuh kan jiwa Sinchan-nya masih ketara bgt πŸ™‚

  3. *baca postingannya dulu ah*

    Nah gitu donk, baru comment! πŸ™‚

  4. wah yups diriku setuju kang, memang tidak boleh memvonis seseorang dg melihat dr masa lalunya.
    Diriku juga pernah sangat bodoh sekali waktu masih SMP dan SMA, beginilah bikin pusing ortu lah, diskorsing lah…
    Tapi alhamdulillah diriku sudah berubah dan bertaubat serta berjanji.
    Alhamdulillah skrg diriku sudah bisa membuat ortuku sedikit tersenyum.
    Tapi diriku ingin ortuku tersenyum lebar..
    doakan diriku ya kang…

    Nah itu adikku.
    Selamat ya atas perubahannya.
    Jangan puas, terus kita perbaiki diri! πŸ™‚

  5. *ngeliat komen diatas*
    gak nyadar udah tiga kali komen
    berarti ini yg komen keempat berturut dong
    *minta hadiah ke kang achoey*

    Hadiah …. ? Ayo minta apa ?

  6. hah salah ngitung….. πŸ˜†

    Nih anak πŸ˜€

  7. ” melihat masa lalu adalah sebuah pembelajaran bagi diri,dan tentunya unutk mengambil hikmah yg ada. lalu bila seseorang menilai dgn masa lalu dlm diri kita,itu menandakan dia belum bijak dalam menilai suatu pembelajaran hidup.keperawanan adalah suatu mahkota yg sangat indah. tapi,bila mahkota itu hilang sblm saatnya.disitulah bagaimana kita menyikapinya,untuk memberi dorongan spiritual dan kejiwaanya.
    ( sory kepanjangan komennya..hehehe)

    Yup, bener2 bijak nih sobat. Langit Jiwa emang paling bisa. πŸ™‚

  8. Itulah kenapa kukatakan padaku dan pada semua sahabatku. Bahwa janganlah kita mevonis orang dari masa lalunya, tapi lihatlah sekarang seperti apa dia. Sangat tak bijak ketika kita memfatwa bahwa manusia tak kan mampu berubah tuk memperbaiki diri.

    saya setuju banged sama tulisan ini…Bijaksana banged..

    Makasih. Memang begitu sebaiknya kita πŸ™‚

  9. gimana kalo masa lalunya seorang peselingkuh ? bukankah once a cheater always a cheater ?

    peselingkuh yg udah tobat kali ya jdnya hehe

    Tetep bisa berubah kok. Contohnya aku. Hehe bercanda πŸ˜€

  10. orang bisa berubah, kotaro minami aja berubah jadi ksatria baja hitam..
    ya, kurang bijak lah kalo menjudge orang hanya dari masa lalunya..
    karna masa lalu aku juga ga bagus, aku tidak terlahir dari keluarga yang kondusif, lingkungan juga ga kondusif amat..
    setidaknya sekarang aku punya hobi untuk selalu memperbaiki diri walaupun hobinya timbul tenggelam..
    hidup perubahan!!

    Hobi yang sangat bagus. Yup, terus semangat perbaiki diri! Dan jadilah Ksatria Baja Pink πŸ˜€

  11. ketinggalan..
    satu lagi..
    masa lalu harus jadi pelajaran untuk lebih memperbaiki diri

    Yup betul Neng πŸ™‚

  12. huh! emang dasar hangga!! tuh kan, akh.. hangga bandel bgt… ngacak2 blog akh achoey yang (si empunya maksa bilang πŸ˜› ) bagus inih

    STUJUH!!!
    don’t judge someone from his/her past.
    emang berat klo ngomongin masalah perawan-perjaka. lebih berat lagi ngumungin keperawanan. se-berat bagaimana kami harus menjaganya. seberat bagaimana kami harus menanggung akibatnya. seberat bagaimana kami harus menanggung tuduhannya..
    (seberat kata2 di comment ini jugah. seberat presty juga? πŸ˜› beraaatttzz… he he πŸ˜† )

    Hangga emang gitu dik. Kita harus memakluminya. πŸ˜€

  13. Nyaris tanpa ada perasaan telah bersalah, malah yang ada sebuah keangkuhan yang nyata.

    emang dasar cowo2 ga sayang ibu sendiri!!
    *berapi-api*
    *eh, presty sampe kebakar nih!!*
    *TULUUUNNGG!!!*
    πŸ˜›

    Ya, oknum cowok lebih tepatnya. Kan cewek juga banyak oknumnya πŸ˜€

  14. nambahin…
    dan parahnya, buanyak buanget cowo yang gamau tanggung jawab klo si cewe g hamil!!!!
    mutusin, ngakunya mo tobat, takut ma Allah, g lama malah dengan gampangnya pacaran lagih ma temen tuh cewe.

    klo dibilang “knapa tega?”, dia bilang “itu yang terbaik” (buat siapah??)
    klo dibilang, “knapa gamau nikahin?”, bilangnya,
    “SAAT ITU aku belum siap” (iya, giliran siap malah cari cewe lain!)
    halah! belom siap bertanggungjawab kog minta2 keperawanan si cewe!
    klo ditanya knapa dia sekarang pacaran?, jawabnya “emang dah takdirnya aku pacaran, kali..”
    (astaghfirullah.. emang pacaran itu takdir Allah, y? padahal dulu minta2 putus ma cewe-nya bawa2 nama Allah…)
    trus dengan angkuhnya meminta, “TOLONG JAGA PERASAAN CEWE GUE SEKARANG”
    (basi lo! emang lo pikir si cewe yang lo perawanin gpunya perasaan, apah?)
    klo ditanya2 terus, n si cewe minta tanggung jawab, dia bilang
    “sudahlah, itu masa lalu yang pahit buat kita. aku ingin menutupnya. tolong jangan ganggu kami berdua..”
    (hukz, berat bgt kan buat cewe yang diperawanin??)

    klo kejadiannya ginih gmana, akh?
    lumayan banyak denger temen cewek cerita ginih…
    bingung juga mo nyalahin siapa n nyruruh si cewe gmana.. secara, dampak psikologis buat si cewe hebat bgt pastinya..

    Makanya perempuan harus bisa jaga diri. Jangan gampang terkena rayuan gombal. Laki2 seperti ini semoga kelak ga ada lagi. Tega2 nya sih. πŸ™‚

  15. wuiz,,,
    comment presty di atas puanjang biangeth, ya? serius bgt lagih!
    juarang2.. jadiin postingan kali, yah?
    ge ge ge πŸ˜†

    Jangan2 perempuan yang dimaksud adalah ……. πŸ˜€

  16. sekalian lah biar hatrick,,
    kasian hangga bandel sendiri πŸ˜›

    Hangga & Presty emang sama aja πŸ˜€

  17. eh, jadi 6 comment jugah πŸ˜†
    iya, emang banyak juga sih oknum cewe, g nyangkal…

    emang sedih bgt ya akh, melihat anak muda jaman sekarang…

    ck ck ck
    (lah, kita inih emang bukan remaja, tapi kan belom bapak n ibu2 juga?? he he πŸ˜† )

    Yup2. Kita harus menyadarkan mereka. Tapi sebelumnya sadarkan diri kita dulu! πŸ™‚

  18. dasar hangga..
    dapet laporan dirikuw..
    ternyata dikau memang memohon2 untuk dapet pertamax, ya?? pahlawan bertopeng juara 1 dari hongkong??
    πŸ˜†
    ow ow, kmu ketahuaaannn πŸ˜‰

    (akh, comment yang sama, dihapus ajah ya yang atasnyah πŸ˜€ )

    Tuh kan mulai angkat senjata lagi πŸ˜€

  19. Postingan anda menarik kali ini πŸ˜€

    Jadi yg lalu2 ga menarik ya? 😦

  20. Makanya …
    Jangan Dekat-dekat …
    Nenek bilang itu berbahaya ….

    Yup, nenek saya juga bilang gitu πŸ˜€

  21. beberapa teman saya mengaku melepas keperjakaannya dengan tangan sendiri :mrgreen:
    apakah ini juga termasuk Pak? πŸ˜› πŸ˜›

    Wah, lebih bijak tuh. Mereka mungkin saking gak mau merusak perempuan. πŸ˜€

  22. Nobody’s perfect, gak ada manusia yang sempurna… Cuma gara-gara masa lalu trus ditinggal akhwat??? Padahal orang yang mengakui kesalahnnya dan bertobat itu lebih baik daripada yang gak pernah bertobat karena merasa gak punya dosa..
    Tenang aja bung.. Insyaallah jodoh anda nanti bisa menerima semua kekurangan anda.. πŸ˜€

    Ya itulah manusia. Makasih ya sobat πŸ™‚

  23. tapi gmn dg orang yg menggampangkan hal2 berbahaya itu?
    toh mereka mrs masi muda…masi bisa tobat entar2:(

    jujur ak bingung…
    bukan hal zina-zina an
    tp miras2an
    ak meliat lgsg orang minum miras
    rame2
    mrk temen2 sekelompokku sampai 3 bulan k depan dan intensitas pertemuan kelompok minimal 3 kali seminggu…

    padahal mereka calon yuris, profesi hukum ….

    Itulah umumnya manusia. Berpikir hidup cuma di dunia. Jadi tak pernah merasa bersalah dengan kesalahan yang ada. Sedih juga. Karen termasuk aku suka terlena.

  24. memang gak sepatutnya menilai seseorang dari masa lalunya, yang terkadang kelam, justru dari situ kita bisa belajar dari orang itu.. keren deh kang achoey..

    Yup. Adeku yang satu ini emang bijak. :

  25. ehemm…
    Bagaimana dengan janda dan duda? mereka itu kan telah hilang keperawanan dan keperjakaannnya.
    Toh sebenarnya bukan menjaga keperawanan dan keperjakaan yang penting (soalnya kalau dijaga trus kapan kawinnya). Saya juga bertanya2 dari mana asalnya sih kisah menjaga keperawanan dan keperjakaan itu? apa dari agama tertentu ya?
    Bukankah yang terpenting itu ialah menjaga kehormatan dirilah (spesifikna menjaga kelamin) yang lebih penting. Artinya tidak melakukan hubungan (badan) dengan yang bukan pasangan (resminya). Pastinya konsepsi menjaga kelamin ini akan relevan untuk smua pihak; ya gadis, ya bujang, ya janda maupun duda.
    ————
    Konsepsi menjaga keperawanan/ perjakaan kita bila terus digunakan akan membawa kita untuk mempertanyakan masa lalu orang lain.

    Btw, tulisanmu Bagus Kang. ^^
    sori ya komen ku OOT. (orang ngomongin jejaka kok aku malahan bahas gadis,janda dan duda)

    Yup, sejauh mana kita tidak melakukan “hal tersebut” jika tidak halal. Kalo hahal ya justru nikmatilah πŸ™‚

  26. orang yang bijak adalah yang belajar dari masa lalu. jika masa lalunya kelam, tentunya tidak akan diulangi. tatap masa depan yang lebih cerah tanpa harus melupakan masa lalu.

    Yup. Hebat dah πŸ™‚

  27. Mas hangga, Mbak presty..
    ayo duduk yang manis jangan pada usil..
    ayo-ayo tangannya sedakep..
    ntar gk dibagi mie janda dicibinong deket setu lho..

    Kang Tri orang Bogor juga ya? πŸ™‚

  28. Merasa jadi terdakwa… Hiks…

    Lho kok? πŸ˜€

  29. seandaiya Tuhan melihat masa lalunya, maka sahabat nabi, Umar r.a tdk akan masuk sorga (ngerii kl sdh ngomong sorga/neraka ya..)

    Yup sobat. πŸ™‚

  30. yupz…setuju banget, kita tidak boleh melihat orang dari masa lalunya tapi yang penting itu sekarang.

    wah…harusnya tu akhwat bangga N seneng da orang mau jujur sama dia, palagi klo jujur soal “kayak gitu” berarti orang itu kan tulus.

    pokokna salut buat a2^_^ semoga kedepanna lebih…lebih N lebih baik terus, biar kami terus terinspirasi dari a2. AMIN…..

    Hatur nuhun de, mugia urang tiasa silih anjangan dina raraga kasaean. πŸ™‚

  31. Postingannya warna warni, keren..
    *kabur*

    Kelen πŸ˜€

  32. Aslkm..

    Subhanallah…..daku teringat kisah Yusuf alaihissalam ketika di rayu oleh Zulaiha,

    benar sekla kawan..apa yg kawan katakan……

    moga dapet istri yg salehah.

    Amin. Makasih sobat πŸ™‚

  33. sayah mangsih ting2… 😳

    Ah masa? πŸ˜€

  34. salute buat wanita2 dan pria2 di luar sana yg sampai menikahnya sanggup menjaga virginity…
    Jangan sampai ada penyesalan dari pasangan yang kelak mendampingi untuk selamanya cuma gara2 virginity 😦

    Yup, jaga terus sampe ntar halal tuk gak di jaga! πŸ˜€

  35. Banyak yang bilang menjaga keperawanan sangat susah,,lalu apa susahnya?
    Seingat saya,saya ga pernah melakukan apa2 untuk menjaga mahkota saya,,
    mungkin yang harus dijaga adalah pergaulan,,

    Berarti, jaga pergaulan! πŸ™‚

  36. Virginity… teteup… mesti dijaga…
    Bagi kaum wanita, itu adalah harta yang paling berharga untuk dipersembahkan kepada suami kelak, begitu juga sebaliknya buat kaum pria.

    Yup. Setuju! πŸ™‚

  37. Alhamdulillah, aku tidak terjerumus ke situ.

    Alhamdulillah. Selamat ya sobat πŸ™‚

  38. hayah!!! aku telat bacanyaaa… *nangis tersedu2* padahal “karena dilihat dari komentar yang masuk, ada beberapa pihak yang merasa keberatan” itu merujuk padaku kan kang… *sok pede* *lirik komen2 di atas* kok pada borongan komen? 😐 *nyuri kabel komputernya kang achoey* mo link, boleh…? *H2C*

    Yup kita tukar link.
    Keberatan yang positif kan bagus. πŸ™‚

  39. ichu bechul,,jangan menilai dari masa lalu tapi ya harus bisa menahan diri untuk ga ml sebelum merit

    Yup, kaka salut deh πŸ™‚

  40. tadi motivator handal……………..
    trus keperawana……
    kirain dah habis…
    e…masih ada yang bagus lagi…
    keperjakaan……
    heheheeh..
    jadi malu sendiri…………..
    jalan hidup kita agk mirip kang…………….
    masa SMA ku dan 2 semester kuliahku….
    masih sering berteman dengan mereka yang ……. (ya … tau lah..)
    tapi daku tetep inget pesan papa…
    “boleh berteman dengan perampok…tapi tak harus jadi perampok”
    mudah mudahan keperjakaan bisa menjadi harga yang seimbang dengan keperawan yng dipersembahkan istri tercinta kelak..
    Amien……………………

    Yup, jika perlu kita sadarkan perampok itu.
    Moga kita memang bener2 mujur dapet istri solehah. πŸ™‚

  41. Ehmmmmmmmmmmmm , cuma numpang menghelah nafas πŸ™‚ nice

    Ah sobat πŸ™‚

  42. –Kang Tri orang Bogor juga ya? πŸ™‚ —
    nyari sesuap inova di jl.ry jkt-bgr km 47.5
    antar yg jualan bensin dan yg siap ngobati org sehari penuh (24 jem)

    Blog nyang ada atepnya di Perumahan Taman Jasmin,
    masuk terus, mentok, ada tembok yang bolong..
    nlusup dari situ.
    renang. πŸ˜€

    deket sama kampus kebanggaan PakNh, MasHangga, BundaMenyik.

    Wah ternyata. Pesen keluaran terbaru Toyota donk πŸ˜€

  43. dari fotonya sepertinya dideket-deket Queen cibinong,
    bener kan..?
    100 mie janda buat diriku.

    Ting tong, Anda salah. Kurangi 100 πŸ˜€

  44. Assalamu’alaikum
    Kang Achoy bisa aja nih, daku jadi berusaha mengenang masa lalu…. Manusiawi memang, kalo kita pernah berbuat salah. Namun sudah seharusnya, jika kemudian diikuti dengan berbuat kebajikan dan bertobat kepada-Nya.

    Jika jujurnya penyataan (“Pernah juga kuceritakan pada seorang akhwat tentang masa laluku yang kelabu. Tentang seringnya kugonta-ganti pacar, tentang banyaknya TTM, tentang semua watak petualangan kepecundanganku. Dan apa yang terjadi, dia segera beranjak pergi meninggalkanku”), menjadi seakan tek bermakna; maka nggak usah dinyatakan kaleee. Biarlah Allah saja yang menilai siapa setiap kita ini. Asal…. asalakan diimbangi dengan azzam yang kuat untuk memang tak mengulanginya lagi. Mungkin begitu kali Kang….

    Semoga jodoh terbaik dari-Nya disegerakan, ya. Amin
    Wassalamu’alaikum

    Waalaikumussalam

    Yup sobat, moga kita diberikan jodoh terbaik.
    Soal kenapa dulu saya jujur pada akhwat itu. Memang itulah yang akan saya lakukan pada siapa pun (akhwat) yang kelak bertaaruf dengan saya. Karena kejujuran itu penting. Dan kita bisa lihat nanti. Apakah akhwat itu sudah bener2 sholehah atau tidak, bisa dilihat dari apakah mereka menilai diri kita saat ini, atau masa lalu jadi patokan. Nah kalo masa lalu jadi patokan dia akan segera kabur. Yang seperti ini yang gak bagus untuk kita. Karena mereka mengira mereka tak pernah berdosa dan sudah sangat sholehah. Ini yang saya maksud dengan kesombongan.
    Jadi kita kan selamat tuh πŸ˜€

    Wassalam

  45. Allah…komentar ana banyak salah ketik nih Kang. Maafkan daku ya…. (Tuh kan, manusia memang tempatnya kesalahan).

    Tenang aja.
    Sobat, kenapa kalo ane mau kirim komentar sulit bgt a. Apa ane yang gaptek πŸ˜€

  46. Nice Blog..
    Punten.,
    Cuma mau ngasih info,Blog kita di Bengkulu

    BENGKULU BISNIS

    Mohon Inputnya..
    Best Regards

    Wah hebat. Nanti di cek deh. πŸ™‚

  47. well, kalaupun tar ketemu orang yang telanjur nggak virgin.. bijaksanalah, semua orang berhak atas masa lalunya

    dan orang bisa berubah.. πŸ˜‰

    Setuju πŸ™‚

  48. Ass,,,
    Slam knl Bang…
    Setuju Bgt tu,,,,
    Jgn menilai orang dari masa lalunya…
    Jika kita sudh mencintai seseorang insya alllah kita pasti bisa menerima masa lalunya,,,
    BUkan begitu bang????
    NIce blog,,,,
    hehehee

    Salam kenal juga.
    Yup Bos. Begitulah seharusnya kita. πŸ™‚

    Waslm,,,, πŸ™‚


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: