Oleh: achoey sang khilaf | Mei 10, 2008

Dik, Kamu Makin Bijak

Adik, tak terasa kini hampir setahun kita tak bersua bertatap muka. Setelah waktu-waktu dulu kita sering bercengkrama bertukar tawa berbagi duka. Saat itu di mataku, kau adalah gadis SMA yang lebih matang dari usia yang sesungguhnya. Keadaan yang membuatmu tumbuh lebih cepat untuk bisa lebih bijak pada dunia.

Seringkali kau menangis di depanku. Kau tumpahkan segala getir yang kau rasa. Dan aku nyaris cuma bisa terdiam. Karena aku tahu kau lebih tangguh dari pada aku. Aku tahu di balik kerapuhan yang kau tunjukkan, tersimpan ketegaran yang tak terbantahkan. Sementara aku, hanya menampakkan ketangguhan yang fatamorgana, padahal kerapuhanlah yang nyata ada padaku.

Dik, pernah juga kita saling berpegangan tangan. Kau rebahkan wajahmu dibahu kurusku. Lalu kau menatapku dan bertanya, ada apa dengan kita? Lalu aku hanya tersenyum dan menatap balik tatapanmu itu, jalani saja.

Tapi kini itu tak mungkin lagi dik. Kita tahu sekarang bahwa kita bukan mahram. Dan apa yang pernah terjadi di masa lalu tak boleh lagi kita ulangi, meski hanya dalam bayangan ini. Dan aku tahu kau pun lebih tahu dari aku. Dan kau kan tetap menjadi adikku, adik yang seharusnya tetap menjaga jarak dan hati ini.

SMS-SMS darimu belakangan ini. Sungguh luar biasa menentramkan hatiku. Kau makin bijak, apakah karena kau kini tlah jadi mahasiswi? Tapi yang pasti sebagai kakak, aku bangga padamu dik.

Dik, keadaan getir yang pernah hinggap di kehidupanmu dulu kini telah berakhir. Dan itu karena kau mampu lebih dewasa dari mereka sang penyebab. Kakak salut padamu, kakak benar-benar salut. Dan kini kakak yakin, kamu mampu lebih fokus mempersiapkan masa depanmu. Ingatlah, ayahmu juga butuh penerus untuk memajukan usaha yang telah dirintisnya bertahun-tahun. Dan kakak yakin kamu bisa.

Dik, jika kamu dah baca postingan ini. Maukah kau tetap tersenyum padaku dan tetap menjabat erat sahabat, meski kakak nanti telah menikah? Dan kelak, kau kan menjadi sahabat sejati istriku yang semoga juga sebijak dirimu. Dan sholehahlah kalian!

Iklan

Responses

  1. Apakah si Adik ini cinta pertama? Kalau ya, berarti terbukti bahwa cinta pertama sulit dilupakan. *ngacir*

  2. wah..adik siapa tuh..(muka genit)
    ternyata kang achoey…hmmm ๐Ÿ˜‰

  3. ah achoey blm bisa melupakan si adik krn blm punya istri aja….cb ntar klo dah punya istri…lupa deh ama cinta pertama….heheheh sok teu
    tp gitu ga sih choey….

  4. so sweet, sama nih chatoer juga punya adek

  5. Lagi feeling blue ya?

  6. salam kenal ya..

  7. Gak hanya blue… pink dan green juga sperti warna tulisan diatas… ๐Ÿ˜‰

  8. hiks..:((

    adeknya dihibur pake “paket mie janda” ajah…
    kan g da halangan walo bukan muhrim*-:)

  9. Selamat kang punya adik yang bijak..
    btw adik yang mana ni kang?
    * adik kang achoe brapa sih? ๐Ÿ˜†

  10. saya termasuk adik nya kang achoey ngga ya ?

  11. nih kayaknya adek ketemu gede nih..
    curiga mode on
    setuju m ven..

    makanya buruan. ๐Ÿ˜€

  12. ehem… asal jangan khilaf, kang ๐Ÿ˜†

  13. Adik apa adek???? ๐Ÿ˜‰
    Walah… apa bedanya ya??? (kabuuurr….)

  14. aih…!

  15. Apakah sekarang adiknya Kang Achoey belum nikah?

  16. Subhanallah…
    bener2 kakak sejati nih Kang Achoey.
    Salut! ๐Ÿ˜€

  17. maS, JANGAN EGOIS DONG

    KALAU SUDAH DAPAT GANDENGAN NANTI
    MASA SIH MASIH MINTA SENYUM ADIKNYA YANG BUKAN MAHRAM

    RELAKAN SAJA

  18. boleh kenalan kan sama adiknya ???

    kan dirimu adikku juga ๐Ÿ™‚

    @ Chatoer
    ga caya kalo adeknya ga caur kaya kakaknya ๐Ÿ˜›

  19. Salam
    Oh betapa beruntungnya jadi adik kang achoey ๐Ÿ˜€
    ati2 lho ntar bisa jadi sepia he..he..**kabur**

  20. Sister, the best i ever had..

  21. ๐Ÿ˜€ hihihih jadi cengar cengir aja bacanya….

  22. “Dik, jika kamu dah baca postingan ini. Maukah kau tetap tersenyum padaku dan tetap menjabat erat sahabat, meski kakak nanti telah menikah? Dan kelak, kau kan menjadi sahabat sejati istriku yang semoga juga sebijak dirimu”

    MAU poligami yah?

  23. wuaaaaaah.. ada apa sebenernya sampe ga bisa bersama Kang? :mrgreen:

  24. sudah berapa banyak akhwat yang kau kecewakan kang?

  25. walah…kirain adek yang ‘itu’…
    menyesatkan niy.. ๐Ÿ˜†

  26. WAhhh… kang… saya kok sedih baca posting ini…

    jadi pengen nangis… sumpah… hhuhuhuhu… ๐Ÿ˜ฆ

  27. Berbahagialah yang punya adik… apalagi adik yang sholehah…

  28. so swit………………… ๐Ÿ˜ณ
    beruntung yaks hubungan kakak adik seperti kalian…. :mrgreen:

  29. heu..heu.. ๐Ÿ™‚
    saya kembali…

    perasaan dah lamaaa ga mampir kesini
    kemaren sedang berduka soalnya
    eh postingannya tentang adik sekarang.. ๐Ÿ˜€

  30. heuheuheueh

    kalau adik beneran… semoga masih bisa tersenyum..

    kalo adik bukan adik sebenarnya… wih…

    ga yakin tuh kayanya ya?

  31. Bang, aku akan tetap tersenyum kepadamu ^o^

  32. lagi sedih ya?

  33. ehm,,,ehmm,,,

  34. ehem…
    adik yang mana nie ๐Ÿ™‚
    daftar dungz jadi adik *becanda*

    dah seharusnya
    semakin dewasa kita
    seharusnya semakin bijak…
    sia-sia jika harini tidak lebih baik dari kemaren…

    moga jadi kakak yang bijak pula ๐Ÿ™‚

  35. ini adiknya kang achoey yg di ciamis ya???

  36. kang, adiknya gak dikenalin ke diriku :mrgreen:

  37. Emang seringnya adik lebih dewasa dari kakak. Bener ga?

  38. ass.

    yang lalu biarlah berlalu kawan
    yuk tata masa depan yg lebih baek……yuk nikah…..itu solusi bijak kawan.

  39. Oiya sy ada usul neh kang…….
    gimana adik-nya itu jadikan “Teman Sejati” alias Istri ………gimana ? lebih baik seperti itu, daripada cari yang laen…………ini juga solusi kawan

  40. InsyaAllah itu lebih menentramkan..dan berbahagialah !!!

  41. waaah, jangan2 pas nulis ini..dbarengin lagunya si Wali yg judulnya “Dik”.. ya?

    *sokkenalsokdekat.com ๐Ÿ˜€

    Lam kenal dari deen ^_^

  42. klo Ndutz kok nangkepnya ini adek beneran yah? CMIIW
    Adek Ndutz masih SD sih, cowok pula, jadi gak bisa Ndutz kirim nih ๐Ÿ˜€

  43. keren banget surat buat si ‘dik’ nya… ๐Ÿ™‚

  44. adek (beneran) apa “adek” (ketemu gedhe) nih kang? kalau adek beneran, wuih….betapa bijaksananya kang achoey. kalo “adek” ketemu gedhe, kenapa ga dinikahin aja biar, orang kayaknya msih terbayang2 gitu. membekas terlalu dalam………

    ya jelas ukan adek kandung lah. ๐Ÿ™‚

  45. weiz…
    klo presty makin apa, akh?

    makin bandel kayaknya…
    ๐Ÿ˜ฆ

    *pulang*
    *sok merenung*

    enggak, adik makin bijak ๐Ÿ™‚

  46. ini postingan pertamanya mas achoey yang aku baca
    *style jujur niiiihh*

    udah buwanyaakk sih postingnya , moga2 bisa kelar baca satu2 ๐Ÿ™‚

    eh adik itu sekarang dimana mas ?
    nggak segera dihalalkan aja mas ?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: