Oleh: achoey sang khilaf | Mei 15, 2008

Kenaikkan Harga BBM dan Surutnya Cinta

Melihat berita di TV akhir-akhir ini miris rasanya. Rakyat meronta berharap harga BBM tak dinaikan. Mahasiwa melakukan aksi demontrasi sebagai wujud simpati dan tanggung jawab akan kiprahnya sebagai bagian dari rakyat. Lantas terjadilah kekisruhan, aparat yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat terpaksa harus berhadapan dan terpaksa melakukan adu fisik dengan yang seharusnya diamyomi. Tak hanya sampai di sini, Rakyat antri di SPBU sementara BBM ditimbun oleh mereka yang hanya berharap keuntungan materi semata. Ketika pihak berwenang ditanya katanya tidak ada pembatasan pasokan BBM yang ada adalah pengendalian pasokan BBM. Ah basa basi tukang bakso.

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Sang SBY-JK beserta Kabinet Bersatunya. Saya yakin, sebenarnya mereka juga memiliki kehendak yang terbaik untuk rakyatnya. Tapi keyakinan saya jauh lebih tinggi bahwa rakyat itu lebih butuh kepastian harga BBM tak dinaikkan ketimbang berharap bantuan langsung tunai yang seringkali menambah masalah baru. Ingat bahwa kenaikan harga BBM akan membuat harga produk yang lain ikut naik, temasuk Mie JANDA. Dan jika ini teradi maka uang dari BLT itu tak berarti apa-apa dibanding bertambahnya beban pengeluaran atas pembelian kebutuhan keseharian yang jauh lebih signifikan.

Mungkin bagi mereka para PNS gaji akan naik. Tapi para pembayar pajak penggaji PNS itu lebih banyak yang penghasilannya tetap. Ini berarti akan terjadi penurunan daya beli dan bertambah banyaklah rakyat kita yang masuk dalam katagori termiskinkan oleh kebijakan pemerintah. Duh sedih rasanya bila kita melihat realita seperti ini terjadi di lapangan.

Saya khawatir, kenaikan harga BBM ini sebagai pertanda makin surutnya rasa cinta pemerintah terhadap rakyatnya. Padahal kepemimpinan SBY-JK ini terpilih atas dasar cinta dan dukungan rakyat. Jika terus begini maka makin hari makin surut pula lah cinta rakyat terhadap pemerinta. Dan apa yang terjadi jika ini terjadi. Karena jika tak ada lagi cinta, kehampaan pun mendera dan dampaknya akan berbeda jika ini terjadi pada negara kita tercinta. Dan jika tak ada lagi cinta maka saya khawatirkan terjadi gejolak yang luar biasa. Dan keadaan yang kan jauh lebih buruklah yang kan menimpa kita semua sebagai suatu kesatuan bangsa. Karena kekuatan rakyat yang bersatu jelas tak bisa dikalahkan.

Jangan naikkan harga BBM, naikkan saya daya beli kami !

Iklan

Responses

  1. pertamax kah?? eh premium wae 😀

    Selamat 🙂

  2. naik ndak masalah yang penting bisa beli…
    salam
    http://www.setiyo.wordpress.com

    Ohhhh

  3. sebuah hal yang sangat dilematis memang kak, sy ga bs ngebayangin betapa bingung dan menderitanya masyarakat jika harga BBM naik, tp sy juga ga bs ngebayangin SBY juga amat sangat bingung memutar otak untuk masalah ini, fffhh..tp gmn lg, sampe kapan BBM harus disubsidi? ibaratkan sudah hampir sperti gunung yg meletus, sampai kapanpun ditahan, tetap akan meletus…jadi BBM pun mau ga mau harus naik… kecuali jika Allah berkehendak lain

    so confuse… 😦

    Naikkan dulu daya beli deh!

  4. Setuju kang!!

    Semoga cinta diantara kita semua, cinta antar warga negara dan pemerintahnya, cinta bangsa.. tidak pernah terhapus dari kehidupan berbangsa dan bernegara…

    Semoga peristiwa2 terdahulu tidak terulang lagi dalam suasana chaos kali ini.. amiin

    yup sobat 🙂

  5. Ya… juga saya berharap…

    Yup 🙂

  6. Meningkatnya harga minyak dunia membawa dampak ekonomi yang besar. Semua harga pasti langsung naik, daya beli masyarakat semakin menurun. Anehnya masih banyak yang mencari keuntungan ditengah ekonomi yang semakin sulit ini.

    Iya aneh ya? )

  7. BBM emang udah mahal dari dulu, subsidi aja yang membuatnya terkesan murah..

    lihat dari sisi lain sajalah, mungkin masyarakat akan lebih banyak menggunakan public transport, yang akan mengurangi kemacetan, mengurangi polusi, memperbanyak cadangan minyak kita..

    bapak yang baik nggak akan menipu demi memanjakan anaknya 😉

    ohhhhh 🙂

  8. oalah cak!
    wes serius ngomongin BBM n rakyat n Indonesia n Sby – Jk
    tetep…
    achoey…
    cinta.
    tak lari dari cinta
    cinta,
    cinta ya?

    namanya juga cerita cinta sang khilaf 🙂

  9. Kang judulnya ga salah ketik ??? atau di gaya gayain ya…

    ya dah dibenerin tuh 🙂

  10. blog yang penuh dengan elegi cinta…….

    namanya juga cerita cinta sang khilaf 🙂

  11. iya bner penuh cinta,,,,,
    cinta dan cinta……………..

    namanya juga cerita cinta sang khilaf 🙂

  12. Tapiii… sy ragu lho kalo demo itu bakal punya efek. Tapi cinta saya tetap lah tak surut untuk Indonesiaku. Start awal yang selalu dininabobopkan (di kasih subsidi trus sama pemerintah), membuat rakyat sekarang syok dengan harga BBM yang memang begitulah seharusnya… c’moon face the fact now..

  13. hihihi.. achoey ngomongin kebijakan pemerintah
    waw baru nih.. eh ternyata di ujungnya balik lagi ke cinta

    ahh cinta

    cinta

    :mrgreen:

  14. mo mulai demo lagi nih kang?
    demo sambil mencari cinta..
    hehehehehe…
    😉

  15. Kemaren saya nyimak acara debat tvone tentang Pro Kontra Kenaikan BBM dengan pemerintah.
    Kata2 yg sangat membekas di pikiran saya yaitu ketika kubu yg kontra berteriak, “SELAMATKAN RAKYAT, BUKAN APBN!!”. Pemerintah langsung spikles tuh.

    Disini saya bisa ambil kesimpulan, apakah benar pemerintah lebih cinta duit (anggaran) daripada nasib rakyat? Betulkah?

    Wallohualam..

  16. naikkan daya beli = naikkan gajiiii!!!!!….

    tp kapaaaann????

  17. huhuhu..blog kesekian yang isinya tentang BBM… emang bbm naek bikin tensi darah juga ikutan naek.. 😦


  18. AYO LAH LIAT SITUS: Axxyc.com
    (Komunitas Indo, ga perlu register)

  19. setuju kang, naikkan daya beli
    naikkan daya beli yang rendah

    dan lakukan tugas masing-masing dengan hasil terbaik

  20. komenku ilang..

    ya sudah. salamhangat smua.
    berbagi cerita..

  21. bener juga tu mass… waktu kapanye aja dia cinta nya.. tar rakyat bales demdam baru tau.. kalau rakyat dah g’ cinta ama sby gimana ya????

  22. Kalau penilaian saya malahan sebaliknya Mas. Kalau BBM tidak dinaikkan berarti pemerintah itu egois dan hanya memikirkan kepentingan politiknya semata.

    Menaikkan harga BBM justru akan menyelamatkan ekonomi negara ini. Sebab beban anggaran sudah tidak tertahankan dengan naiknya harga minyak dunia.

    Kita tentu tidak mau, anggaran-anggaran pembangunan dan pengentasan kemiskinan, nantinya tersedot akibat mempertahankan harga BBM. Akhirnya, hanya orang kayalah (baca:pemilik kendaran pribadi) yang akan menikmati lebih banyak.

    Mengenai aksi mahasiswa yang terkesan anarkis sepertinya memang disengaja karena ada setan gundul yang menunggangi. Untuk mengalihkan isu korupsi yang marak belakangan ini akibat sepak terjang KPK.

    Mereka (para pejabat dan mantan pejabat korup) mendapat momen penting dari adanya isu penolakkan kenaikkan BBM ini.

    Pesan saya sama mahasiswa, waspadalah.

    Pesan saya untuk pemerintah segera dinaikkan harga BBM. Jangan ditunda lagi. Sebab justru penundaanlah yang membuat masalah semakin runyam.

    Saya pernah baca penelitian UI, bahwa inflasi tertinggi justru terjadi menjelang harga BBM dinaikkan dan cenderung turun setelah harga BBM betul-betul dinaikkan. Ini akibat ulah para spekulan (penimbun minyak) dan ibu-ibu yang panik dan memborong kebutuhan rumah tangga.

    Semoga bisa kita renungkan bersama.

  23. Semoga tak jadi naek BBM… nanti si fakir semakin fakir 😦

  24. Jangan naikkan harga BBM, naikkan saya daya beli kami !

    sepakat 😀
    hehehe peningkatan daya beli sip.. 🙂

  25. Sebenarnya yang saya tunggu adalah solusi atau alternatif lain agar BBM tidak naik…

    Ah kalau saja ada yang bisa menjawab ???

  26. Biarpun banyak demo dan kontra tentang kenaikan BBM , pemerintah ga bakal ambil pusing deh. Tetap naik!

  27. Salam
    Katanya pemimpin itu bisa diibaratkan penggembala yang akan mengurus, mengayomi dan melayani gembalaannya. So jadi kita ini gembalaan macam apa yang dibiarkan terlantar oleh penggembalanya 😦 hiks
    **nyambung ga ya**

  28. Salam
    Sebagaimana pun jeritan kita, BBM tetep naik bow so intinya **Dicuekin pemerintah Mode:ON**
    😀

  29. Semoga kebijakan ini jadi peringatan bagi kita untuk lebih banyak bersyukur dan bersabar [bukan saya mendukung, tp bagaimanapun pasti hal ini tak bisa dihindari] serta senantiasa merasa cukup dengan apa yang kita punya dan dapatkan, dan bagaimanapun, mau tidak mau, saya juga salah seorang warga negara indonesia yg akan terkena imbas dari kebijakan ini… 🙄

    Ya Allah…

    Tambahkanlah iman dan tawakal kami kepada Engkau…dengan perantaraan kemuliaan Rasul-Mu tercinta, Sayyidina Muhammad sholallahu ‘alaihi wasallam..amiin..

  30. 🙂 semangattttttttttttttttttt

  31. Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!

    http://ekonomi-indonesia-bisnis.infogue.com
    http://ekonomi-indonesia-bisnis.infogue.com/kenaikkan_harga_bbm_dan_surutnya_cinta

  32. mau gimana lagi kang?
    toh tidak ada pilihan lain selain menaikkan bbm…

  33. AYO BERSATU…..
    LAKUKAN AKSI-AKSI MASSA SETIAP HARI
    21 MEI DAN 1 JUNI : KEPUNG DAN DUDUKI ISTANA
    Gagalkan Rencana Kenaikan Harga BBM…!!!
    Genderang perlawanan rakyat Indonesia, melawan rencana kenaikan harga BBM telah dibunyikan; Mahasiswa, kaum miskin kota, kaum buruh, kaum tani dan perempuan di seluruh penjuru Indonesia, setiap hari melakukan aksi-aksi, dan terus membesar dan menyatu dari hari ke hari. Ini menunjukan, bahwa tingkat kesejahteraan rakyat sudah dalam batas yang paling rendah, sehingga kenaikan harga BBM sebesar 30 %, tidak akan lagi sanggup di tanggung oleh rakyat Indonesia.
    Argumentasi kuno yang di sampaikan oleh Pemerintah, DPR, Elit Politik maupun Intelektual Tukang, semuanya seragam; Kenaikan harga minyak dunia yang mencapai US $ 120/barel atau Rp 1.116.000/barel atau Rp 7018/liter akan menyebabkan kenaikan subsidi dalam negeri sebesar 21,4 trilyun rupiah, sementara negara tidak mempunyai anggaran, sehingga mau tidak mau, harga BBM dalam negeri harus di naikan sesuai dengan harga BBM Internasional.
    Yang tidak pernah mereka katakan adalah kenapa harga BBM Internasional cenderung naik? Dan kenapa harga BBM dalam negeri harus selalu mengikuti harga BBM Internasional ?
    Sebab-sebab Kenaikan Harga BBM Internasional:
    1. Sebab yang paling sering diberitakan adalah menurunnya pasokan dari negeri-negeri penghasil minyak, baik karena sedang ada pergolakan (seperti Irak ataupun Nigeria), menurunnya cadangan minyak di beberapa negara (misalnya Indonesia) maupun karena pemerintah dan rakyat di beberapa negara sedang melakukan nasionalisasi terhadap perusahaan-perusaha an minyak Internasional (seperti yang terjadi di Venezuela), sementara kebutuhan energi terus meningkat, baik di negara-negara Imperialis (Amerika sebesar 20,59 juta barel per hari, Jepang sebesar 5,22 juta barel per hari, Rusia sebasar 3,10 juta barel per hari ) maupun di negara-negara yang sedang meningkat pertumbuhan ekonominya (seperti India sebesar 2,53 juta barel per hari maupun Cina sebesar 7,27 juta barel per hari), sekalipun tidak ada bukti kuat, yang menyatakan bahwa Industri Minyak yang ada di seluruh dunia, tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
    2. Penyebab yang sejati, dan ini yang jarang sekali di beritakan adalah spekulasi minyak di pasar saham Internasional. Seperti juga halnya dengan saham-saham lainnya, maka perdangan saham minyak ini sangat rentan dengan spekulasi-spekulasi , inilah yang sebenarnya menjadi pemicu utama kenaikan harga BBM Internasional
    Sebab-Sebab Kenaikan Harga BBM Indonesia :
    1. Harga BBM di Indonesia selalu naik mengikuti harga dunia karena mayoritas Perusahaan Minyak dan Gas di Indonesia, di kuasai oleh Modal Asing (Pemilik Industri Minyak Dunia) sehingga hasil dari minyak Indonesia, lebih diutamakan untuk di jual ke pasar Internasional, dan jikapun harus dijual di Indonesia, maka harganya sama dengan harga BBM Internasional itu (yang di tentukan oleh mereka juga).
    2. Yang di jual ke dalam negeripun, di batasi hanya 15 % dari total produksi, itupun pemerintah harus membeli dengan harga Internasional selama 60 bulan, padahal seharusnya itu adalah kewajiban Perusahaan-Perusaha an Asing itu, dan seharusnya juga bukan hanya 15 %, tetapi lebih banyak, toh itu minyak di ambil dari tanah kita.
    3. Indonesia tidak punya Industri yang mengolah minyak mentah ke minyak siap pakai, sehingga BBM yang sehari-harinya kita gunakan itu, harus kita beli dari Negara lain. Sederhananya, kita punya minyak mentah (tapi di kuasai Asing, hanya sebagian kecil di kuasai PERTAMINA) di bawa ke luar negeri untuk di olah, kemudian kita beli lagi dengan harga Internasional, itu yang membuat harga BBM kita selalu mengikuti harga Internasional.
    4. Yang membuat lebih mahal lagi, pembelian ataupun penjualan minyak itu melalui perusahaan-perusaha an broker, sehingga lebih mahal lagi ketika di jual ke rakyat (besarnya keuntungan untuk import bisa mencapai 30 sen per barel, dengan total impor kita mencapai 113 juta barel per tahun, sehingga keuntungan broker adalah US $ 170 juta, atau 1,6 trilyun rupiah. Sedang untuk eksport keuntungan broker US $ 2 per barel, dengan ekport kita per hari adalah 490 ribu barel, sehingga uang yang masuk ke kantong broker adalah 9,3 milyar rupiah per hari atau 3,3 trilyun per tahun.
    5. Yang lebih Parah lagi, seluruh biaya Perusahaan-Perusaha an Asing itu untuk mengambil minyak mentah ( mulai dari survey awal hingga produksi berjalan) sepenuhnya (alias 100 %, bahkan sekarang mencapai 120% karena ada tambahan 20 % bagi perusahaan-perusaha an yang mengembangkan sumur-sumur minyak yang telah diolah sebelumnya ) di biayai oleh Pemerintah (tentu dengan uang rakyat, yang dibayar lewat pajak dan lain sebagainya), yang biasa di sebut cost recovery
    Kesimpulan :
    1. Jadi sekalipun Bangsa Indonesia memiliki sedikitnya 329 Blok/Sumber Migas dengan lahan seluas 95 juta hektar (separuh luas daratan Indonesia ) dengan cadangan minyak yang diperkirakan mencapai 250 sampai dengan 300 miliar barel (Setara Arab Saudi sebagai produsen minyak terbesar di dunia saat ini) dengan total produksi minyak mentah hari ini mencapai 1 juta barel per hari atau 159 juta liter per hari, tidak bermanfaat bagi Rakyat Indonesia.
    2. Dengan kesanggupan memproduksi BBM mentah sebesar 1 juta barel perhari, dengan harga saat ini US $ 120 / barel) maka nilainya mencapai 1,104 triliun per hari atau 397,44 triliun per tahun. Belum termasuk nilai penjualan gas yang juga luar biasa besarnya, mencapai 82,8 trilun per tahun. Jika semua Industri Minyak ini di kuasai oleh Negara yang pro rakyat, maka tidak akan pernah ada Defisit Anggaran Negara karena kenaikan Harga BBM Dunia (Defisit Anggaran 21,4 trilyun jauh di bawah keuntungan 397,44 trilyun dari Minyak di tambah 82,8 trilyun dari Gas)
    3. Belum lagi Negara tidak perlu mengeluarkan cost recovery yang sangat besar. Sampai Pertengahan tahun 2007 saja, pemerintah sudah mengeluarkan dana 93,9 trilyun rupiah.
    4. Keuntungan untuk rakyat akan bertambah, jika Minyak Mentah di Indonesia, bisa di olah sendiri, tanpa harus membawa ke luar negeri untuk di olah, dan kemudian di beli Indonesia lagi. Bayangkan saja, untuk Broker saja (ekspor di tambah import), terbuang uang 4,9 trilyun rupiah pertahun
    5. Sekarang bandingkan dengan dana BLT yang hanya 14 trilyun selama 6 bulan untuk jutaan orang, yang dalam prakteknya 100 ribu perbulan, atau 3000 perhari. Ganti ongkos angkutan seandainya harga BBM nanti naik, itu saja sudah tidak cukup.
    Kenapa Bangsa Indonesia Yang Kaya dan Besar Bisa Terjajah Modal Asing?
    1. Karena seluruh Kekuatan Politik Indonesia (Partai Sisa Orde Baru, Tentara, Partai Reformis yang sebenarnya Gadungan, Partai Nasionalis yang juga Gadungan, juga Partai yang mengatasnamakan Agama , tetapi membiarkan umatnya terjajah) pengecut di Hadapan Modal Internasional, bahkan dengan suara bulat mendukung pengesahan segala macam UU atau peraturan yang membiarkan Modal Internasional menjarah kekayaan alam termasuk minyak kita (yang terbaru adalah UU Penanaman Modal dengan segala turunannya) dan mengisap tenaga kerja kita. Jika sekarang PDIP, PKB, PKS atau Ketua DPR yang GOLKAR itu menolak rencana kenaikan BBM, itu hanya jualan buat menang pemilu 2009 nanti. Demikian juga dengan Tokoh-Tokoh Elit Politik Lama yang sekarang berada di Pinggiran, yang sibuk berkoar menolak, sejatinya juga sama saja, tidak ada yang sejati berani melawan Penjajahan Modal Asing, seperti Castro di Kuba, Chavez di Venezuela, Evo Maorales di Bolivia ataupun Soekarno di Indonesia.
    2. Karena Intelektual (Pengamat Ekonomi, Politik dan lain sebagainya, Rektor maupun Dosen) juga sama pengecutnya, bahkan banyak yang bersedia di bayar oleh Modal Internasional melalui pemerintah ataupun yang lain, untuk mendukung program-program Penjajahan itu (baik dengan memberikan dana penelitian, beasiswa, fasilitas dan lain sebagainya)
    3. Pengusaha-pengusaha dalam negeri, juga bermental sama seperti Elit-Elit Politik itu, bukanya melawan Dominasi Modal Internasional, malah menjadi agen-agen Modal Internasional, bahkan yang sekarang gencar mendukung kenaikan harga BBM adalah Organisasi Pengusaha seperti KADIN (Kamar Dagang Indonesia) dan APINDO (Assosiasi Pengusaha Indonesia).
    4. Kekuatan utama yang sanggup menghadapi Modal Internasional, yakni Klas Buruh dan Rakyat Miskin belum menunjukan kekuatan sejatinya, berupa Mobilisasi Aksi Nasional dan Persatuan Organisasi Gerakan.
    Jalan Keluar Rakyat Indonesia :
    1. Ambil Alih seluruh Industri Migas di Indonesia, juga Industri vital lainnya, oleh penyatuan mobilisasi rakyat dan di bawah kontrol rakyat.
    2. Hapus Hutang Luar Negeri, dengan kekuatan penyatuan mobilisasi rakyat
    3. Bangun Kerja sama dengan pemerintah dan rakyat Venezuela dan Bolivia untuk pembangunan Refinery dan Industri Minyak di Indonesia
    4. Diversifikasi Energi yang menjamim kelangsungan lingkungan
    5. Singkirkan Kaum Modal, Elit dan Parpol Penipu Rakyat, bangun Kekuasan Rakyat Sendiri
    Jalan Keluar Jangka Pendek :
    1. Batalkan Rencana Kenaikan Harga BBM dan Turunkan Harga
    2. Potong Gaji Pejabat dari Pejabat-Pejabat di Tingkat Nasional, hingga tingkat Kecamatan sebesar 50 %
    3. Potong Gaji Eksekutif di Perusahaan Swasta sebesar 50 %
    4. Pembatasan Mobil Pribadi dengan cara membatasi jumlah mobil yang bisa dimiliki, menaikan pajak mobil, menaikan biaya parkir dan lain sebagainya
    5. Tetapkan Pajak 35 % dari penjualan Eksport dan Import Minyak
    Seruan Persatuan Perlawanan :
    1. Lakukan Aksi-Aksi Massa setiap hari, di manapun, dengan cara pemogokan pabrik, blokir jalan, pendudukan kantor-kantor pemerintah, maupun dengan aksi-aksi massa di jalan-jalan untuk menggagalkan kenaikan harga BBM
    2. Satukan aksi-aksi mahasiswa dengan aksi-aksi rakyat, jadikan kampus sebagai salah satu tempat konsolidasi perlawanan massa rakyat.
    3. Melakukan Aksi Nasional secara serentak, pada tanggal 21 MEI 2008 dan 1 JUNI 2008, kepung pusat kekuasaan dan duduki. Di Jakarta : Ayo Bersatu Kepung dan Duduki Istana.
    4. Bangun Persatuan Gerakan Rakyat Melawanan Penjajahan secara Nasional sebagai embrio Pemerintahan Rakyat.
    21 MEI DAN 1 JUNI : AYO BERSATU, KEPUNG DAN DUDUKI ISTANA !!
    GAGALKAN KENAIKAN HARGA BBM DENGAN PERSATUAN MOBILISASI RAKYAT!
    AMBIL ALIH INDUSTRI MIGAS, OLEH PERSATUAN MOBILISASI RAKYAT DAN DIBAWAH KONTROL RAKYAT!
    SINGKIRKAN KAUM MODAL,ELIT POLITIK DAN PARTAI PENIPU RAKYAT..SAATNYA RAKYAT BEKUASA!!

  34. aduh, bbm…

  35. padahal kemarin saya lihat di dialog di metrotv konon kabarnya SBY orang yang sangat empati dan bahkan meminta buat mempertanggung jawabkan semuanya sendiri… cukup kah dengan begitu ya?

    cinta pemerintah sudah habis? hm? penah adA?

  36. saya memang bukan pengagum SBY,
    tapi soal harga BBM,
    saya punya pandangan berbeda…

    intinya saya, support pemerintah menaikan BBM

    meski cinta saya semakin surut dengan pacar saya karena BBM yang sulit, saya semakin jarang mengunjunginya….ha..ha..ha..

  37. Yang naik itu Premium, Solar, dan Minyak tanah.

    Kenaikkan harga 28,7%

    Premium jadi Rp.6.000
    Solar dan inyak tanah Aku lupa..

    Hehehehe…

  38. Aduh…
    guys positive thinking aja… ^_^

    Bagaimanapun, dari segi ekonomi, Indonesia akan lebih susah kalo nggak ngurangin subsidi.
    Bayangin deh,
    di bawah ini kenaikan harga minyak dunia selama pemerintahan SBY – JK:
    $ 37-53 thn pertama
    $ 53 – 64 thn k2
    $ 64 – 72 thn 3
    $100 – 135,9 SAMPAI TGL 22 Mei kemaren.

    Sementara itu…..
    Setiap kenaikn $1, pemerinth mesti mnbh subsidi 3trilyun /thn.
    Nah… di APBN, harga minyak dunia diperkirakan hanya mencapai $95/barrel.
    Hitung aja 135,9 – 95 = 40,9
    hasilnya kalikan sama 3 triliyun, sok mangga atuh, mo ngasi subsidi dari mana lagi… ^_^
    (kalo boleh jawab siy, dari koruptor aja, sayangnya itu masalah lain lagi, ITU URUSAN “DIA” SAMA TUHAN, hehe)

    Terakhir…
    teman- teman kalo bisa nggak usah ikut Demo,
    kalo emang ada sesuatu yang mau disampaikan ke Pemerintah, bikin saja sebuah deklarasi atas nama yang bersangkutan. Kaya’ yang dibikin BEM FE Unpad sebulan lalu. Seperti itu lebih mencerminkan mahasiswa yang profesional.

    INGET LHO, ORANG TUA NYARI DUIT UNTUK KITA KULIAH, BUKAN UNTUK TURUN KE JALAN.

    setiap detik yang kalian habiskan di jalanan itu jauh lebih bermanfaat jika diisi dengan mengkaji ilmu dan belajar.
    Nah, kalo udah pinter, jadi orang besar, teman2 bisa majuin Indonesia. ya ta? ^_^ semangat!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: