Oleh: achoey sang khilaf | Mei 24, 2008

BBM (Bener-Bener Melonjak)

Semalam kita menyaksikan beragam pemberitaan tentang situasi menjelang kenaikan BBM (Bahan Baka Minyak) resmi ditetapkan. Tentang antrian panjang di banyak SPBU bahkan mungkin hampir semua SPBU dikarenakan para pengemudi ingin memanfaatkan kesempatan yang ada mendapatkan BBM (Bahan Bakar Minyak) dengan harga biasa.

Kali ini saya tidak akan membahas kenaikkan BBM (Bahan Bakar Minyak) yang kata beberapa ahli ekonomi katakan bahwa ini sebagai upaya pemerintah tuk melepas harga BBM ini ke mekanisme pasar, dan ini sudah dimulai dengan diberikannya ijin pada perusahaan asing untuk membuka SPBU sekali pun. Sebagai tambahan informasi, di Amerika penentuan harga BBM diserahkan pada mekanisme pasar maka harga BBM seringkali berubah-ubah, turun-naik. Tapi sudah siapkah daya beli masyarakat kita untuk menyikapi hal ini?

Saya coba bahas sedikit mengenai BBM (Bener-Bener Melonjak). Masih terngiang gema teriakan “Indonesia” saat perhelatan Thomas & Uber Cup berangsung kemarin-kemarin. Seketika rasa nasionalisme tersebut melonjak. Masyarakat berduyun-duyun ke istore sampai rela ngantri dan akhirnya beli tiket ke calo. Lebih banyak lagi yang menontonnya di depan TV sambil tak kalah hebohnya dari yang ada di istora. Semua merasa Indonesia, semua menjadi merah putih menggelora. Lalu disusul dengan menggemanya gaung 100 tahun Kebangkitan Nasional. Di TV, di radio, di media cetak, bahkan di blog kita juga. Dan rasa nasionalisme pun BBM (Bener-Bener Melonjak).

Hanya hitungan hari suasana berubah. Harga BBM melonjak seiring dengan kekecewaan masyarakat yang turut melonjak. Terjadilah aksi demontrasi yang tak hanya dilakukan oleh mahasiswa, tetapi juga oleh masyarakat umum lainnya. “Wah ini demontrasi ditunggangi”. Ya benar, ditunggangi kepentingan rakyat yang merindukan kesejahteraan. Jka BBM naik, yang paling terkena dampak adalah masyarakat yang kurangmampu. Bagaimana tidak, inflasi pun akan terjadi dan harga bahan pokok juga akan merangkak naik. Mau bepergian naik angkot atau ojek juga ongkosnya naik. “Wah dunia semakin mencekik saja rasanya”. Dan kekecewaan terhadap pemerintah pun BBM (Bener-Bener Melonjak).

Terlepas dari setuju atau tidak BBM naik, kita tetap harus menjaga rasa nasionalisme. Tapi sebagai umat yang bernurani, alangkah wajar jika kita berdoa agar dikaruniai pemimpin seperti Umar bin Khatab. Yang khawatir jikalau masih ada rakyatnya yang kelaparan. Yang kepemimpinannya adalah untuk keadilan dan kesejahteraan seluruh rakyat. Sungguh rasa rindu ini semakin menggebu dan semoga saja semakin dekat tuk terkabulkan. Amin.

Iklan

Responses

  1. menjaga nasionalisme dalam arti luas ya, kang 🙂
    setuju!

  2. horeeeeee akhirnya naik juga 😆

  3. semoga saja akan datang sosok Umar Bin Khattab itu…amiin 🙂

  4. Salam
    BBM= benar-benar menyesakkan dada 🙂

  5. BBM : bener bener mahal
    BBM : Bener Bener Mie Janda 😀

    Nasionalisme,
    rasanya perlu dipertanyakan kpd pembesar2 bangsa. rakyat kecil saya yakin masih besar nasionalismenya.

  6. Ternyata emang BBM !!!! harga gula, minyak goreng, telur dan ayamnya juga ( mau pelihara ayam sendiri, … harga jagungnya juga melonjak ).

    sudah BBM, persediaan terbatas lagi …

    Indonesia …. entah mau jadi apa ?

    😦

  7. uwaaaa…syukur kmrn sempet isi bensin full @ bandung

    dan harga2 sembako dan lainnya pun mulai naik… 😦

    Mie janda nya naek ga kak?? :mrgreen:

  8. Terlepas dari setuju atau tidak BBM naik, kita tetap harus menjaga rasa nasionalisme

    sepakat banget, mas achoey. sebrengesek apa pun kondisi negeri ini semoga tak mematikan kecintaan kita terhadap bumi pertiwi yang sedang menangis!

  9. makin gawat aja negri tercinta ini…

    kemana para pejabat yang doyan gedein perut ??

    ko pada diem aja??

    rakyat miskin makin miskin..yang kaya makin kaya…

    dunia udah ga singkron lagi..BBM(benar-benar mengerikan)

  10. gimana usaha pepes ikan ibu saya ??? 😦 😦 😦

  11. wah..berarti semua ongkos dan harga bahan pokok jadi mahal dong 😉

  12. ambil hikmah positifnya aja 🙂

  13. ini ujian bagi kita
    ayo bangkit! :mrgreen:

  14. AMIEN…

    coba menganggap diri beruntung aja lah…

    karena bagaimanapun di negara lain pada lebih mahal juga harga harga…

  15. saya jadi miris menonton berita di tv belakangan ini, demo2 makin marak, itu sah, tapi kalau sudah saling serang, saling maksa, kita juga akhirnya yang rugi. orang awam kayak saya ini jadi jengah.

  16. BENER-BENER MABOK :mrgreen:

  17. Bener-Bener Memble.

  18. BBM oh BBM…
    yah, semoga kita segera mendapatka pemimpin yang sungguh-sungguh berpihak pada rakyat, karena apapun juga keputusan yang dipilih, rakyat lah yang menanggung.
    Trutama rakyat di kalangan bawah

  19. Mie Janda-nya jangan naik yach!

  20. bener…
    Amiiinnn 😀

  21. Perasaan BBM baru naik kemaren tapi masa ongkos angkot langsung naek nih. Sebal 😦

  22. iya nich kang
    ongkos di medan juga dah mulai naik
    tapi mau gimana lagi

  23. belom nyobain mi janda, harga udah naek

  24. Terigu udah turun lho

  25. yak oloooh…pusing…
    sewaktuwaktu kejadian 98 bisa keulang lagi…kerusuhan penjarahan dmn2…
    nasionalisme?sudah lupa tuh…

  26. BBM emang uda harus naik sih, tapi gimana caranya ada alternatif ajha selain BBM.

    eh, BBM tuh judul blogku :p

  27. di daerahku juga udah pada naik tuh harga2, termasuk ongkos angkot 😦

  28. yahhhh BBM lagi 😦

    *balik*

  29. Ehm… saya jadi berpikir lebih intens menggunakan sepeda balap saya di sini 🙄

  30. Wah ikutan prihatin dengan harga bbm yg terus2an naik

  31. Banyak yang BBM (Benar-Benar Melonjak) di Indonesia ini.
    Artis dangdut BBM keberaniannya
    Artis muda BBM penampilannya
    Pejabat BBM korupsinya
    Orang miskin BBM kemiskinannnya
    *tepuk dahi*

  32. kapan gaji naek??
    kapan2 aja kaleee yeee
    😦

  33. sedih..
    pemerintah benar2 tuli telinganya
    smp teriakan rakyat g kedengaran
    buta matanya
    tidak bisa melihat kembang kempis nafas rakyatnya…

  34. mas jangan salah loh pemerintah menaikan bbm itu bisa mengurangi rakyat yang miskin loh contoh nya rakyat biasa kalo jalan ke pasar pake motor, setelah bbm naik rakyat ke pasar jalan kaki, di jalan ketabrak mobil mati deh, secara tidak langsung dapat mengurangi kemiskinan mas.he he..

  35. abis gimana yach…. kalo udah tahu orang indonesia banyak, seharusnya sudah dipikirkan dan dicari solusinya bagaimana mencari energi alternative baru, sehingga tidak tergantung pada bahan bakar fosil.

  36. harusnya mulai sekarang sarjana2 kita mencari solusi
    pengganti BBM.

  37. hhh….
    BBM makin mahal..

    tapi kayaknya masih wajar2 aja, akh..
    melihat kenaikan BBM di dunia…
    dan melihat maraknya global warming…

    naiknya BBM sebenernya bisa juga jadi solusi pengurangan jumlah kendaraan di jalanan, lo…

  38. coba menyikapi suatu masalah dari sudut pandang yang berbeda..
    *sok iyes bgt deh gue 😛 *


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: