Oleh: achoey sang khilaf | Juni 16, 2008

Ah Biarkan Saja

Pertama daku mohon maaf jikalau belakangan ini aktifitasku mulai agak jarang di dunia per-bloggera-an. Bukan, bukan alasan kejenuhan atau keterbatasan ide postingan. Melainkan kesibukanku dalam urusan di dunia fana ini. Baik urusan kerjaan, sosialisasi di masyarakat bahkan urusan pembenahan diri yang rasanya kok malah semakin rapuh.

Saat kubuka kembali pintu rumahku di dunia maya ini, aku membaca beberapa kalimat dari beberapa sahabat menyangkut soal kapan aku melepas masa kesendirianku ini. Dan jujur tak hanya kalian sahabat bloggerku, sahabatku yang lain pun bertanya akan hal ini.

Kapan ya? Sesunguhnya aku pun ingin menyegerakan hal itu. Meski secara ilmu dan financial aku masihlah dangkal. Cuma permasalahannya aku sulit menaklukkan hatiku. Begiu pun dengan beberapa gadis yang telah sedikit membuka jendela hatinya, masih saja hatiku tidak tergerak. Padahal yang kubutuhkan adalah kecendrungan hati yang memapahku pada keyakinan tuk menjadikannya pasangan hidup.

Beberapa temanku malah menjadi antipati pada ulahku ini. Ulah yang seolah tak kunjung lelah tuk mencoba saja memulai. Bahkan beberapa dari mereka bertanya bahwa sebenarnya aku ini mencari wanita yang seperti apa. Dan jawabanku tetap sama, bahwa aku mencari wanita yang membuat hatiku cenderung.

Aku tahu aku begitu lemah sehingga aku tetap takluk pada keinginan hati. Tapi biarlah saja berjalan apa adanya, dan mungkin saja suatu saat nanti aku pun lelah dan terjatuh pada pelukan wanita yang sebenarnya sudah menantiku sejak lama. Mohon doanya saja !

Iklan

Responses

  1. let it flow aja bro… jangan lupa tetep tawaqal.. yang diatas pasti tau yang terbaik untuk kita.. *gila gw bijak beginih….* 🙂

  2. Hm,,
    jodoh itu ditangan Alloh mas Achoey,,
    Nanti klo sudah ketemu Jodohnya pasti dibukakan jalan untuk menuju pelaminan…

    Sabar dan terus berdoa… 🙂

  3. salam
    Jodoh ibarat rizki, just the matter of time, tenang aja kang akan sampai pada waktunya, sok ah ku teteh didungakeun 🙂 Amin

  4. Alah ngak usah dicari, datang sendiri pasti. Itu soal mau saja. Pad lelaki ada ‘gen’ yang kalau bertemu wanita pada ‘gen’ saman yang sama-sama on frekuensi akan nyambung, dan … jadilah. Orang bilang benih tatapan nyambung ke hati, kalau dibina, jadi deh …

  5. kang, doaku always for lelaki good seperti Sampeyan

    wanita itu hanya belum menemukan Anda

  6. Mati, jodoh dan rejeki adalah pemberianNya. Tugas kita sebagai manusia hanyalah berusaha. Berusaha untuk mengisi hidup dengan segala sesuatu yang bermanfaat sebelum ajal menjemput, mencari jodoh yang akan menjadi teman hidup dan insya Allah akan memberikan keturunan serta selalu berusaha untuk menjemput rejeki 🙂

    Manusia diciptakan dan ditakdirkan untuk saling berpasangan, jadi mengapa tidak?

  7. ndak usah dipaksa
    ampe hati mantep aja, kang

  8. iya..smoga dimudahkan ya… amiin…

    jgn lupa usaha dan doa, stlh itu baru tawakal..

    dan percayalah stiap orang sudah ditentukan jodohnya masing-masing… insyaallahuta’ala..

  9. tenang, mas achoey. dinamika hidup manusia itu memang beragam. ada yang buyru2 pingin berumah tangga, ada juga yang pingin mengendapkan renungan dan pikiran menuju masa depan. jika memang tiba saatnya nanti, kalau sudah jodoh, tak akan lari gunung dikejar, kok, hehehehehe 🙂

  10. ah aku ndak ikut2an ahhh … aku kn masih kecil 😆

  11. presty keknya g pernah nanya, akh?
    *buru2 ngapus comment2 presty yang pernah nanyain.. :mrgreen: *

  12. semua pasti akan menjadi indah pada waktunya, akh…

    🙂

  13. “…dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik…”
    (QS An Nuur : 26)

  14. satu lagi ah,,,
    kali ini nyamfah aj..
    dah lama g nyamfah…
    :mrgreen:

    *kabur siap2 dijitak akh achoey*
    *sembunyi di belakang bunda*

  15. tanggung….
    satuuu… lagi..

    mo ngilangin foto pepiy di list last comment.. 😆

  16. semogah sahaja dapet yang terbaik…. 😛

  17. mau tak cariin gak, gelombang n frekwensi yang sama? :mrgreen:

  18. Jangan khawatir mas…. kalau sudah jodoh nggak bakalan lari kok….. sebaliknya kalau nggak jodoh walaupun dikejar2 juga tidak akan tertangkap.

    Seperti yang pernah saya sarankan dulu, kalau misalnya belum ada, nggak usah dipaksakan. Yang penting konsentrasilah pada pekerjaan atau bisnis anda, berdoalah kepada Allah swt, dan tetap berusaha mendapatkan jodoh yang terbaik untuk anda namun tentu tidak usah terlalu memaksakan diri. Insha Allah, anda akan mendapatkan jodoh anda dan waktu anda tidak akan terbuang sia2…….

  19. ya..smua mmg tungu waktu,n akan indah klo saat itu tiba..stuju ma pretty…undang2 ya kang..klo dapat

  20. yah tetep minta sama Yang di Atas, dan berusaha bro…

  21. gpp kang… 🙂 santai aja… kalo kita2 nanyain ituh berarti kita mendoakan … tapi masalah hati mah cuma kang achoey yang bisa merasakan…

  22. tanya sekali lagi deh..
    “kapan nikah?”
    heu..heu.. 😆

  23. mudah2an segala sesuatunya lancar kang …
    tetep semanget..

  24. Amin….

    ^_^

  25. asal jangan : palah-pilih neangan nu leuwih, koceplak meunang nu pecak ! 🙂

  26. Wah ternyata Mas Achoey masih bujangan ya? Tak usah buru-buru lah. Lebih baik sedikit sabar dan mendapat yang terbaik dan sesuai dengan yang dihati, dibanding dengan terburu-buru dan mendapat yang tidak cocok. Asal jangan terlalu lama sabarnya. Jadi kapan mau nikah? 😆

  27. Aku doakan semoga mas achoey mendapat istri yang shalehah… aamiiin…
    🙂
    Insya Allah hari pertemuan itu akan datang, pertemuan dengan jodoh kita. Yang sabar aja ya mas.

  28. aaah.. time will come kok Kang… ga usah dipaksa. kalo emang udah waktu nya, pasti akan indah…

    sekarang, mending diselami dulu aja maknanya…

    *sok bijak* bueeeeh… :mrgreen:

  29. Mas achoey itu ada tutorial singatnya di Blog saya..
    Silahkan di baca sendiri..
    Semoga bisa membantu…

  30. Salah ketik, Singkat maksudnya…
    —————————
    Silahkan diikuti Step2 nya…

  31. memilih untuk berbahagia.

    *kata-kata sang motivator*

  32. tegarkan hatimu, jendral ..
    syyaaaah… istikhoroh aja, bang

  33. Pakai Law of Attraction… 😉

  34. yang semanagt kang mungkin belum waktunya ajah

  35. ah i know!

    menanti seseorang yang kayanya ketika orang itu hadir tiba tiba terdengar bunyi lonceng dalam diri ya! *nyontek film korea*

    ah tapi memang iyah..

    nyari orang yang saat ketemu seakan ada yang bilang “this is it” sekalipun belum kenal

    hm…

    harus lebih peka buat denger para suara ya 😉

  36. Harap berhati-hati dalam memilih pasangan hati ya, kang…

    Just wait n see… ^^

    *ah masa sih?*

  37. biarkan waktu yang menjawabnya kang,,,, kalau dah jodoh g’ akan kemana!!!

  38. Ta’aruf…….dan……Istikharah kang..

    kang sy link ya

  39. Dulunya saya nggak ada rasa dengan wanita yang kunikahi sekarang .. tetapi awalnya hanya berlandaskan niat untuk menikahi dengan maksud menunaikan ibadah kepada ALLAH, ALhamdulillah setelah proses ta’aruf dan semuanya terasa dimudahkan oleh ALLAH meski belum ada pekerjaan dan sedikit financial.

    SO .. Menikah adalah niat dulu yang harus di luruskan dan dimantapkan, dan pilihlah yang baik agamanya dan akhlaknya .. nggak usah pacaran cukup ta’aruf .. Insya ALLAH dimudahkan .. meski awalnya belum ada uang dan dan pekerjaan .. tetapi alhamdulillah sekarang sudah ada

    btw .. memang sebaiknya sudah punya pekerjaan, masalah biaya pernikahan kalo bisa di minimalis dengan cukup akad dan syukuran kecil2x sebagai walimahan ..

    demikian saran saya .. 🙂

  40. sabar… sabar… sabar…
    dan jangan bersedih hati…
    InsyaAllah Allah sudah siapkan seseorang yang akan menjadikan hati kang achoey cenderung.
    yakinkan hati, sungguh-sungguh dalam meminta dan niatkan hati hanya karena-Nya.
    Ketika hati sdh yakin dan berniat karena-Nya kecenderungan itu akan hadir dengan sendirinya.
    Do’a rabithah.. dan Istikharah.. ^_^

  41. assalamu alaykum…
    🙂

  42. Assalaammualaikum warrahmatullaahi wabarakaatuh
    Almarhum bapakku menikah diusia yang ke 31 dengan seorang wanita berusia 19 tahun. Saya menikah ketika suamiku berusia 30 tahun dan saya diusia 24 tahun. Kakak perempuanku menikah diusia 19 tahun dan kakak iparku saat itu.., 24 tahun. Adikku perempuan menikah di usia 28 tahun sedangkan suaminya… 25 tahun (sensus sensus sensus…..)

    Sepertinya… gak ada keharusan untuk usia menikah ya…. tidak seperti masuk SD yang dipatok harus umur 7 tahun… baru boleh….

    Jadi… percaya diri aja lah….

  43. ehueheueheuheu
    setiap orang pasti ada jodohnya kang
    so egp ajah 😆

  44. hmm… kayanya dinikmatin aja dulu kang saat-saat melajangnya. ntar kalo dah nikah, yaa dinikmatin juga kehidupan menikahnya, hehe.

    intinya sih apapun situasinya ya dinikmati aja. semua kan ada episode-nya.. 🙂 udah ada yang ngatur, Insya Allah.
    teteup semangat! 😉

  45. Janganlah masalah penantian membuatmu risau, namun tanpa dipungkiri risau seperti ini adalah wajar. Bosan, senang, risau, sedih, gembira, duka, lara, kebahagiaan, akan selalu silih berganti. Selalu berdoalah semoga Allah tak kan pernah membuat kita berputus asa. Salut buat Anda …. Sukses selalu
    Terus semangat !!

    Salam kenal

    Hikmah

  46. Paksa ajah Pakssaaaa !!! *keukeuuuhhh*


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: