Oleh: achoey sang khilaf | Juni 19, 2008

Temaram Jingga

Aku berjalan menuju padang ilalang
Mencoba menghindari lambaian berpuluh pasang tangan
Memalingkan pikiran atas isyarat riak jemari
Yang sebenarnya dengan mudah kutahu arti
—————————————————————————-
Bukan maksudku tuk menanam angkuh di hektaran kesuburan
Apalagi merangkai kesombongan di ujung ekor layangan
Lalu kuulur terus seiring kekuatan angin
Tuk semakin tinggi melayang di atas awan
Hingga sosok-sosok yang tercipta dari tulang rusuk itu
Tak sanggup lagi menatapnya
Apalagi meraih dan membenamkannya ke pelukan
—————————————————————————-
Aku hanya takut mereka kan terluka
Seperti terlukanya berpuluh wanita kala tertebar pesona fana
Dan sejatinya yang terluka adalah nuraniku sendiri
Yang membenci kesemuan cinta yang tak hakiki
—————————————————————————-
Maka biarkanlah mataku terpejam dari keindahan
Karena sang raja memang belum memerintahkan
Dan tahukah kalian siapa sang raja itu
Dia adalah hatiku
Yang kelak kan menunjukan satu tulang rusuk
Setelah berubah bentuk
Menjadi wujud elok dan lebih indah dari mawar di taman
Penyejuk kegersangan perjalanan lelaki awam
—————————————————————————-
Jadi jangan tanya lagi tentang dia
Karena dia bisa saja dirimu
Iklan

Responses

  1. wah masih mencari ya …. btw itu headernya ganti ya…

  2. Tampilan barunya bagus
    Puisi juga..

  3. Yang jelas, pasti bukan diriku :mrgreen:

    Btw, wanita memang dari tulang rusuk ya?

  4. hhihihihi masa’ segithu susahnya nya mencari kang,, 😆

  5. *gak berjiwa puitis* hiahiahiahia… btw, headernya gaya euy si akang achoey… mantaps!!

  6. BUKAN SAYA TOH MAS?
    smoga bukan… puisinya mas, touching bgt lho

  7. Pesona seorang pria justru terkadang terpancar dari kesederhanaan dan kerendahhatiannya……..

    Kesederhanaan dan kerendahhatian adalah bak wangi bunga yang akan mengundang perhatian banyak serangga untuk datang…….

  8. Dia… adalah diriku?
    KOk kepada saya…..
    ehh kok tahu (menuduh ya…)…
    😀

  9. wew, puisinya mantap banget… suka nulis puisi yah? aku juga suka tapi sayang ga bisa nulis puisi.

  10. OOT nih..
    kata temen saya kang acoey itu high quality jomblo heu..heu.. 😆

    ga penting ya komen nya..

  11. akhir2 ini.. puisi terus nih..
    bagus-bagus lagi..
    romantisnya..
    beruntung banget yaaanggg… jadiiii… nanti…
    😆

  12. waduh aku nggak ngerti .. 😀

  13. Wah saya ngga boleh nanya,….

  14. sae headerna meni gaya

    its a deep poem

    :mrgreen:

    sotoy pisan sim kuring teh nya?

  15. […] Kang Achoey yang undangannya ngga jadi2, Bunda Menik yang lagi “sibuk”, Kang Hangga yang skripsinya […]

  16. Ikutan kuis paan tuh, headernya ?

  17. wah…baru tau klo disini bayak puisinya…:)
    bagus loh…tapi maaf annie kurang ngerti tntg puisi…hehehe jadi malu….

  18. wahai perempuanku
    sabarlah menanti diirku
    sempurna untukmu

    *inspired by kang achoey*

  19. temaram itu jingga ya?

  20. akhir-akhir ini, postingannya banyak puisinya ya ? mantep lah…..
    itu headernya masuk kategori narsis nggak sih ? 🙂

  21. hmmm…puisinya keren…
    kalah deh bambang pamungkas..LOH?
    khalil gibran maksudnya..hehehe

  22. ah….
    kata-kata yang indah….
    memang ak mudah melukiskan hati
    dengan kata-kata yah…
    tapi beneran deh…
    indah…..

  23. selamat menikmati temaram jingga itu kang 😀

  24. lagi nyari cinta sejati ya mas…?

  25. lho.. belum ketemu juga tow..
    kok masih nyari 😀

    btw itu yg pake kacamata (header) sapa sih kek kenal.?

  26. Salam
    Aih-aih puisina meuni gimana gitu………ah tetap saja perempuan itu tak akan pernah aku 😀
    Ooh si akang teh eta, pantesan atuh banyak yang terpikat dan terpesona da memang kasep saujratna *flirting mode:ON*
    *heurey deui ah*

  27. Jadi jangan tanya lagi tentang dia…
    Karena dia bisa saja dirimu…

    Wah… jadi takut jika mau bertanya siapa dia. 😀

  28. OUT NOW AT A GOOD BOOKSHOP – Gramedia etc.- NEAR YOU!!!
    Ciao Italia: Catatan Petualangan Empat Musim
    Penulis: Gama Harjono
    Penerbit: Gagasmedia, 2008

    Buku ini mengajakmu untuk melewati ruang-ruang kelas universitas di Italia, galeri seni ternama, sampai pesta-pesta mahasiswa Eropa yang seru.

    Catatan penulis akan membawamu menikmati tempat-tempat di pelosok Mediterania, mulai dari kota metropolis berusia lebih dari dua milenium hingga desa terpencil yang menyimpan banyak harta karun seni dan kejutan tak terduga (buktikan dengan foto-fotonya yang fantastis). Plus tip backpacking ekonomis: mendapat akomodasi gratis di Eropa, mencari tiket, hostel dan makanan murah selama perjalanan.

    Setiap kisah dan suka-duka saat berusaha mengenal Italia, ditoreh dengan sebuah kejujuran dari seseorang yang akhirnya terlalu mencintai negeri Pasta ini.

  29. akh bagus ulur aja talinya sampai abis
    nanti di ketinggian dengan kuasaNya akan turun hujan gerimis dan matahari anget 2 kaku..
    jadi deh pelangi,,,,,
    semoga bidadari yang turun dari kayangan melihatmu dan membawamu kembali ke bumi menanami bumi yang dulu gersang akan cinta..

    bagus rajamu adalah hatimu..
    namun,,
    lebih bagus terangi dengan cahaya ilahi..
    kalau gelap kau akan jadi raja kegelapan..
    dan tak akan tau siapa yang mengetuk pintu..
    bidadari atawa jin jajaden,,,,,kuntilanak…
    tapi kalaau ada lampu terangnya akh kantau
    mana yang bidadari , mana pocong bidadari…
    hehehehe….hati 2 ya kalo ada yang ketuk pintu hatinya…………salam buat temennya bidadari…

  30. mmm

    aku?

    erh…

    mmm

    bukan kaliiii

    heuheuheuheuhe

  31. wuiihhh puisinya indah….
    Semoga jadi “imam”, yg dapat membimbing dan menggapai kebahagiaan dunia – akhirat kelak, InsyaAllah, amienn.. 🙂

  32. senyummu itu loh,kang yg di foto blogmu itu.
    membuat rekan teman wanita saya bertanya,siapa itu dia,mas. hehehe….

  33. mmm…beberapa hari nggak tengok2 blog tetangga ternyata udah ada puisi nongol, jadi tersanjung ^^ .

    *di-melet-i rame2*

    puisinya indah, bahasanya halus dan dalem buwanget 🙂 .

  34. tunggu, 1 menit saja
    kata orang2 dirimu ganteng dan cakep
    ak sedang mencari2 dimana letak kecakepan itu

    tak kutemukan juga

    tunggulah, nanti akan datang lagi ribuan tangan itu andai kau tak perhatikan kata2 sahabatmu
    😦

  35. ayo ayo…
    bikin photo yang paling guanteng!!!
    kata guru sma q..umur 20-30 tuh emang ganteng2nya cowo’ 😉

    ak ndak nanya sapa bidadarimu …
    cuma mendoakan dapet yg terbaik..
    qeqeqe

    dasar, ak emang orangnya baik sih….:p


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: