Oleh: achoey sang khilaf | Juli 30, 2008

Gadis Berjilbab Itu (Bag. 2 Fisksi)

“Silakan masuk Pak!” Wanita tua yang wajahnya begitu cerah itu mempersilakan sang pemuda tuk masuk ke dalam rumah dengan ramah.

Rumah ini memang sederhana namun tertata dengan apik. Di dinding ruang tamu terpampang kaligrafi arab bertuliskan dua kalimat syahadat. Semakin membuat nyaman setelah melewati halaman yang rindang akan pepohonan dan berjuta pesona bunga. Pantas saja jika gadis itu selalu menampakan kesegaran dan keceriaannya ketika bekerja. Kinerjanya pun teramat bagus seperti motonya ya pemuda itu baca di meja kerja sang gadis. “Bekerja Keras, Bekerja Cerdas, Bekerja Tuntas dan Bekerja Ikhlas.”

Dia pandang foto keluarga yang terpajang. Menampakkan keharmonisan keluarga yang sakinah. Gadis itu nampak paling muda diantara yang lainnya. Dia tahu kalau gadis itu adalah anak bungsu dari lima bersaudara. Dia tahu itu saat dia mewawancara sang gadis pada tahap akhir seleksi penerimaan karyawan baru.

Dia menyesal, sangat menyesal karena telah memecat sang gadis yang bernama lengkap Aisyah Nur Istiqomah. Padahal alasannya sangat subjektif. Sejak awal sang pemuda yang bernama lengkap Zaya Zatnika itu sudah menaksir Aisyah. Kala itu Aisyah memang tak hanya cerdas, tetapi juga gadis tercantik yang dikenal di kantor dengan rambut panjangnya yang terurai indah. Beberapa relasi dan sahabatnya tak segan tuk menyatakan jatuh hati pada salah satu karyawatinya itu. Namun Zaya selalu bilang pada yang lain bahwa gadis itu bagiannya. Hingga di satu hari gadis berambut indah itu berubah, jilbab panjang menutupi bagian kepala, leher dan dadanya. Pakaiannya pun berubah. Tak terlihat lagi kulit putih mulus yang selama memancarkan cahayanya. Sungguh, keelokkan tubuhnya yang dulu sebagai pencuci mata saat ngantuk tiba kini tak lagi ada.

Niat tuk memacari dan menjadikannya istri segera diurungkan. Gelak tawa rekan-rekannya tak kan terelakan jikalau istrinya berwujud seperti itu. Relasinya kan menganggap seleranya kampungan. Begitu pun orang tuanya, mereka pasti takkan menerima gadis ini. Zaya tahu, bahwa orang tua mereka lebih suka gaya wanita metropolis. Ah, hancur rasanya mimpi indah Zaya. Mimpi dipuji atas kecantikan dan keelokan tubuh istrinya. Dan itulah yang membuat Zaya gelap mata dan dengan dalih melanggar kode etik perusahaan dalam hal berpakaian, Aisyah pun dikeluarkan.

—————–

“Jadi maksud kedatangan saya adalah untuk merealisasikan niat saya semula. Saya sadari dulu saya telah berbuat salah.” Ali menutup cerita panjangnya dengan kesimpulan lamaran.

“Tapi …” Suara ibu tadi terpotong oleh suara lembut mengucap salam. Dan Ibu pun menjawab salam anak bungsunya itu. Dan ketika Aisyah memasuki rumah, lantas mendapati sosok pemuda yang sangat diingatnya itu dia pun terkaget.

(masih penasaran kelanjutannya?)

Iklan

Responses

  1. wah payah nih kayak sinetron pas adegan seru di potong terus!
    wekekekekekeek!
    sungguh mati aku jadi penasaran…1
    hihihihihi
    pertamax ueyyyy!

  2. Hohoho, gaya konflik terpotong tuh klo diliat pake multimeter jadi diagram kotak turun.. naik.. lurus.. turun kagi hehehe provokasi supaya baca lagi ya mas :p

    Btw jangan lupa yah program Klop qta jalanin pekan ini

  3. Salam kenal buat semuayah pendatang baru di wordpress nih oya penasaran dong sama KLOP!! hehehe kunjungi di http://dieyna.wordpress.com or di blog ini juga bisa

  4. Heh3.asli bner bikin penasaran .

  5. Kang achoey….
    Thank’s niy.. untuk kunjungan dan Komen2 nya yang bejibun..!! 🙂

    BTW itu miejanda bisnis ente kang ??

    Hehehhee… 🙂

  6. Tuh, khan…Udangnya sudah memperlihatkan sungut-nya…he..he..

    Kisah selanjutnya..tak tunggu lho, kang.. 😀
    *Duduk manis dengan kedua tangan menopang dagu…

  7. motto hidupnya boleh juga mas.
    “Bekerja Keras, Bekerja Cerdas, Bekerja Tuntas dan Bekerja Ikhlas.”
    sungguh memotivasi!!!

    ditunggu kelanjutan ceritanya…..

  8. hmm..tukan bener,sipemuda sudah suka sejak awal..[tebakan sayah benar dududu..:)]
    kelanjutannya dia sudah menikah ya a”?akh nda mu nebak lagi dech..heheh..

  9. hmmmm, penasaran mode on … 🙂

  10. hmm ikut penasaran mode on

  11. truss trus?? kek nya menarik ne 😀

  12. kayaknya udah punya suami tuh si Aisyah

  13. lanjutannya mana?

  14. sy jd penasaran apa nanti istrinya si akang ini akan sama dengan gambaran sosok di cerita2nya ini.. ?? (si ammar sambil kibas2 ekornya..)

  15. yah, penonton kecewa….

    (^_^)v

    lanjutkan, lanjutkan, lanjutkan…

  16. lanjutttt! huhuhuhu bikin penasaran ajah…

  17. happy ending,

    seperti sayyidina saad yang selesai akad nikah gak sempat merasakan malam pengantin karena usai akad nikah langsung perang, dan gugur

    endingnya disambut bidadari surga

    maaf kang gak nyambung komennya

  18. wahhh jadi bersambung ceritanya 😀

  19. loh kok “Zaya Zatnika” diakhir berubah nama jadi “Ali” ??? (Ali menutup cerita panjangnya dengan kesimpulan lamaran.)

  20. komentnya besok aja kalo dah ad alanjutannya

  21. ditunggu lanjutannya yaa? keep writing.. 🙂

  22. ^_^ WAaaaghhh kirain sudah ada diujungnya. Ternyata masih dipotong toh… ayo dong lanjuting sobat…

  23. hohoho…awas ditawar jadi ide cerita sinetron Kang.. hihihi

    ditunggu atuh lanjutannya..

  24. eh kang… mendingan dibikin blog khusus buat fiksi2nya kang achoey aja atuh 🙂 pasti banyak yg baca… biar ga kecampur ma tulisan2 laen gituh…

  25. Nama co-nya Ali?
    OOo istri dipuji adalah impian co?..
    Iya dwong ditunggu kelanjutannya…. penget denger keputusan si gadis berjilbab tentunya 😀

  26. slmt sore,kang.
    bagaimana proyek kita?

  27. Pantas banget Choey. Kirim dah, kapan lagi…

  28. Pantes banget Choey, kirim dah. Kapan lagi…..

  29. Salam
    iya nie penasaran, tapi jangan happy ending mulu yah,, sekali-kali gantung atau sad ending kan asyik 😀

  30. penasaran banget, mas achoey. pingin tahu hubungan antara Zaya Zatnika dan Aisyah selanjutnya, hehehe 😀

  31. ada apa dengan jilbab?…..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: