Oleh: achoey sang khilaf | Agustus 11, 2008

Pura-Pura

Ups
Aku pura-pura buta
Saat berjuta wajah jelita
Menyunggingkan senyum meronta pesona
.
Ups
Aku pura-pura tuli
Saat berjuta desah Sang Dewi
Mencoba memecah sepi kedalaman hati
.
Ups
Aku pura-pura mati rasa
Saat satu sentuhan dan belaian menja meraba
Mencoba membangkit hasrat perjaka
Tapi itu tak lama
Aku segera menjadi burung yang terbang tinggi ke angkasa
Sambil melepaskan dzikir pemusnah dosa
Dan aku semakin tak tampak di pandangan mata
Hingga mereka pun menghambur kata
“Dasar lelaki tak kunjung dewasa”
.
Ups
Aku pura-pura belum dewasa
Agar aku tak lagi celaka
Iklan

Responses

  1. pura² itu g baek kang 😀

  2. bro… apa kabar? sibuk yach. Gimana hidup? heheheh semangat bro… mudah2an ramadhan ini kita dapat meraih ampunannya, dan keinginan serta target2 yang belum terlaksana dapat dikabulkanNya

  3. Saya mendadak lugu ketika sentuhan itu bergerilya 🙂

  4. Ups
    Aku pura pura gak membaca
    Saat makna semakin menggoda
    Tapi itu tak lama
    Aku, salut deh buat puisinya 😀

  5. Ups
    Dunia memang mengerikan,
    smoga Allah membalas kepura2an yang diniatkan hanya untuk meraih ridha-Nya…

  6. Pura-pura dalam perahu…
    *halah bukan orang melayu jadi tak bisa lah awak berpantun*

  7. Hebat choey!
    Ini luar biasa sekali puisinya.

  8. Puisi yang bagus kang.

  9. Hmm, dalemmm..

    Tapi segala sesuatu yang di-repress biasanya tidak akan berujung baik. 🙂

  10. ups.. baru baca
    kucoba tak ber pura pura berpura pura melakukan semuanya

  11. ups….
    buru-buru bales…
    takut komputernya mati lagi.

  12. hehhhe bagus mas
    sip
    terus berkarya

  13. wekz lagi mellow nih 😀

  14. Berpura-pura menjadi padi diantara ilalang..

  15. berpura-pura cuma baik untuk istri, untuk menyenangkan hati.

    jadi kapan memilih salah satu dewi?

  16. ups
    saya ga pura-pura lhoo ini komennya.. 😀

    salut buat kang achoey..

  17. segeralah menikah, agar kau tak perlu berpura-pura lagi 😛

  18. upzzz …. zzz … zzz … zzz …
    loh kok malah ketiduran …. :mrgreen:
    arghhh … sampeyan nyari yg model gmn dan type gmn sih mas ??? :mrgreen: … kshn ortu loh … nunggu nimang cucu … hehehe … maap … piss …

  19. aku berpura2 ngisi komentar.. hehehehehe..

  20. aku tak bisa pura2

    kau hebat kang

    blogging everyday

  21. Kok saya agak ngeri sama bait ketiga, ya, kang…?

    Ditepis atuh…ditepis…
    Kasihan ama bidadarinya ntar…

  22. uupppsss…..!!
    dan aku purapura tak perduli
    pada rasa yang sesungguhnya nyata
    🙂

  23. hmm.. maknanya apa yaaa…. 🙂

  24. ..uhm… agar tak lagi celaka ? ..

    ..kekeke.. …aq pura – pura nggak tau ah… *..kemudian blog-walking lagi sambil siul-siul..*

  25. weleh..weleh canggih banget puisinya!

  26. Saya pura-pura bilang kalo saya benci kamu hehehe

  27. Wah, sepertinya lagi seneng berpura-pura….

  28. ah capek kalu pura2 terus, kang,…

  29. kok sama?

    hwehe…

    (^_^)v

  30. Ternyata ternyata tidak selamanya kepura-puraan itu buruk yaa 😀
    Target tetap harus ada khan???

  31. Salam
    Kok aku tak bisa berpura-pura ya..ingin sekali bisa berpura-pura seperti itu hmm 🙂

  32. pura pura di dalam perahu

    kura kura tidak tahu 😉

  33. Jika pun tak ada lagi kata bermakna,
    untuk memaku kalbu
    Jika pun tak ada lagi cara bijak
    untuk memagari hati
    maka tak mengapa pura-pura menjadi penjaga 🙂

    Salam kenal.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: