Oleh: achoey sang khilaf | Agustus 28, 2008

Berpijak di Dua Dunia

Aku tersenyum saat percakapan di telepon itu diakhiri. Aku memang selalu berusaha tuk mengerti perasaan dan keinginan wanita yang paling kukagumi itu. Meski aku tahu itu bertentangan dengan pemahamanku, tapi aku berusaha bijak semampuku. “Ah ibu.”

Kedua orang tuaku memang seperti kebanyakan orang tua lainnya. Jauh lebih senang ketika anaknya sudah bekerja. Dan karena pekerjaan itu si anak bisa mendapatkan penghasilan tetap. Paradigma yang sudah mendarah daging dan diwariskan penjajah di jaman pra kemerdekaan dulu. Sehingga setiap orang tua menyekolahkan anaknya adalah supaya mudah mendapat pekerjaan. Maka tidaklah heran jikalau kebanyakan sarjana adalah karyawan. Dan itu yang terjadi padaku.

Pernah selepas kuliah aku bertindak ekstrim. Kesempatan mengabdi di civitas akademika diabakan sudah, kesempatan bekerja di sebuah perusahaan di Jakarta yang sudah susah payah ayahku usahakan juga kutolak mentah-mentah. Dan aku lebih memilih menjadi pedagang kaki lima dan bersama dengan teman-teman mendirikan sebuah unit usaha yang diberi nama MKM (Muda Kreasi Mandiri). Tapi memang benar bahwa restu orang tua sangat penting adanya. Sehingga usahaku juga tak untung besar secara profit, tapi aku tetap mendapatkan banyak benefit.

Kini aku tak ingin mengulanginya lagi. Aku ingin restu kedua orang tuaku akan usaha Kedai Mie Janda yang aku dan teman-temanku rintis tak pernah luntur. Memang berat syaratnya, yakni aku tak boleh menanggalkan statusku sebagai kuli di unit usaha orang. Aku pikir suatu waktu toh kedua orang tuaku juga kan mengerti dan merestuiku tuk lebih fokus pada usahaku sendiri.

Aku ingat seorang pengusaha yang mengatakan bahwa “Sebesar apa pun gaji kita, jikalau kita masih bekerja di perusahaan orang lain, maka status kita tetaplah kuli. Dan sekecil apa pun pendapatan kita, meski kita hanya punya satu anak buah saja di perusahaan milik kita, maka kita adalah pengusaha.”

Dan aku tetap semangat🙂


Responses

  1. tetep semangat mas.. aku bisa bantu apa ya?? mmm doa aja ya..

  2. Semangat terus om
    tiap orang punya jalannya sendiri untuk bekerja keras
    Seyum😀😀😀

  3. semangat terus bro🙂

  4. kalo Mie DUDA ada gak? hehe

  5. :mrgreen: mengena bgt tuh tulisan akhirnya

    sukses selalu ya!

  6. Setuju mas, kyak prinsip bisnis orang cina aja ya ,
    salam kenal ya mas,
    saleum dari aceh .

  7. Aku ingat seorang pengusaha yang mengatakan bahwa “Sebesar apa pun gaji kita, jikalau kita masih bekerja di perusahaan orang lain, maka status kita tetaplah kuli. Dan sekecil apa pun pendapatan kita, meski kita hanya punya satu anak buah saja di perusahaan milik kita, maka kita adalah pengusaha.”

    ——–
    pertanyaannya adalah, Itukah KeInginanmu? Jika Ya, Nobody Can Stop You, Believe your self.
    ——–
    Dan aku tetap semangat🙂
    S A L U T, two thumbs up…Never Give up Bro!

  8. Subhanallah…. Hebat sekali nih si Akang perjuangan membebaskan diri dari kuli…. Mudah2an diberi kemudahan sama gusti Allah, akhi…

    Dulu juga sempat berfikiran seperti itu, tapi cuman sampai berfikir aja ga pernah bertindak. Tapi sekarang, saya ga mempermasalahkan harus kuli atau usaha. Toh usaha kita juga membutuhkan kuli. Yang penting sih saya punya cita-cita dan ingin meraihnya. Sekarang terima gaji kuli dulu, mudah2an nanti bsia ngasih gaji buat kuli…. Amin..

  9. semaangaadd a’choey..!!
    [suport abizz buat aa’ dech hehhe]

    begitulah pemikiran para orang tua zaman dulu,kasih pengertian sajah pelan pelan,insya alloh mreka akan mengerti,salam buat ibu[ loch.!! hehe]

    dont StOp never giVe Up a’choey..!! chayoooo….

  10. semoga apapun yang kang Achoey jalani, tetap dapat restu dari orang tua😉

    selamat menyambut bulan suci ramadhan Kang, mohon maaf lahir batin yaa…🙂

  11. tetep semangat dan berpikir positive.. btw, restu ortu itu penting lho dalam setiap langkah2 qt.. bener deh..

  12. yupz….
    lebih baik menjadi pengusaha drpd jadi kuli walau dengan gaji yang besar…

  13. Wah kata-kata bijak dikahir crita persis ma pesan kakekq, jadi kangen nich…….

  14. Saya selalu kagum dengan orang-orang yang berwirausaha. Saya pernah punya rencana wirausaha saat baru lulus kuliah. Tapi, setelah melamar PNs lalu langsung diterima. Niat itu sampai hari ini akhirnya belum dapat terlaksana. Saya begitu menikmati profesi guru yang sekarang saya geluti. 
Salut buat Achoey. Saya ingin jadi pemberani dan punya prinsip hidup hebat macam kamu. Semangat!

  15. dan dirimu berhasil membuktikannya kan Kang?
    semangaaaaat..

    met puasa…

  16. tetep semangat ya mas…………..🙂

  17. Saya berpikir penting bagi kita menikmati apa yang kita lakukan termasuk pekerjaan, maka segede apapun gaji klo gak bisa kita nikmati entah suasananya, gaya kerjanya maka bukankah kita bakal makan ati? wah dzolim ke diri sendiri kan jadinya..

  18. pasti berat kang.

  19. kamu pasti bisa!!! (kayak iklan apa gitu ya???)
    dan……setiap ibu pasti menginginkan yang terbaik untuk anaknya…
    sukses ya!!!

  20. semangat mas achoey.. walaupun status kuli, tapi tetep syukur mas dipercaya sama yang punya usaha,,🙂 bukannya begitu.. dengan kata lain mas achoey dilahirkan tidak untuk sia-sia..
    hihii apa sih..

    jadi inget sama kata-kata temen waktu saya ajak cari kerja.. katanya “gw ga pengen cari kerja, tapi gw pengen bekerja”
    dia doank yang tau persis artinya..😀

  21. ternyata kita sama sama pernah menjadi pemberontak Orang Tua untuk urusan pekerjaan.. tp dah masa lalu … yang penting restu sudah didapat … langsung tancap gas, semoga ‘Mie Janda’ semakin laris … kalo sukses boleh ga saya bikin franchise nya😀

  22. seharusnya orang tua sekarang lebih bijaksana lagi dalam menilai apa yang dilakukan seorang anak, tapi benar sekali bahwa jika tanpa restu ortu semua yang kita lakukan adalah sia-sia

  23. setuju kak..tetap semangat…
    *salam semangat*
    cayyooo……..

  24. Yang jelas jikalau jadi pengusaha… jadilah pengusaha yang jujur, halal dan juga dapat menciptakan suasana yang positif pada perusahaannya…

    Sementara bagi para karyawan/profesional… jadilah karyawan yang profesional dan jujur pula, serta selalu dapat meningkatkan kemampuannya (jangan hanya minta kenaikan gaji saja).

    Dan yang terpenting…. karyawan dan pengusaha harus bekerjasama…. tanpa salah satu, tidak akan ada pernah yang namanya “bisnis”.

    Dan… yang perlu diingat juga adalah, dalam dunia bisnis, pengusaha bukanlah raja, yang menjadi raja sebenarnya adalah KONSUMEN !! So, buat konsumen, pengusaha dan karyawan hanyalah “kuli” yang wajib memenuhi kepuasan konsumen sebagai ganti uang yang telah ia keluarkan…. betul begitu kan??🙂

  25. Artikel di blog ini sangat bagus dan berguna bagi para pembaca. Agar lebih populer, Anda bisa mempromosikan artikel Anda di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersediaa plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com
    http://peluang-bisnis.infogue.com/berpijak_di_dua_dunia

  26. mungkin maksud-nya ibu kamu mesti safe secara finansial dulu baru deh buka usaha sendiri. mungkin ga mau kalo kamu bangrut terus da punya apa apa. masalah yang sama dialami adik gw yang keekeuh jadi petani jagung, ketimbang nyelesein skripsinya di FT Undip.
    akhirnya gw bilang adik untuk nurutin kemauan ibu kalo mau keinginannya nanti bisa berjalan lancar.

  27. Orang-orang Pekerja Keras….
    HEBAT!!!

    Teruslah bersemangat….
    Ganbatte Kudasai, kang…

  28. Salam
    Saeutik mahi loba nyesa itu filsafat urang sunda kang🙂

  29. kalo udah punya penghasilan sendiri walau sedikit pasti orang tua menghargai.. dan orang tua merasa puas, sudah bisa membuat anaknya “jadi orang”

  30. Semoga hidayah Allah akan selalu menyapa…dan tafiqnya semoga selalu mengiringi kita! Salam untukmu sahabat achoey…

  31. punya penghasilan sendiri oke
    punya perusahaan sendiri hebat

  32. Semangat, kang……..
    Semangat!!

    Semoga kelak menjadi enterprenuer yang sukses….!!

  33. setuju mas, itu juga yg menjadikan aku nekad keluar kantor , walaupun aku jualan nasi tapi aku jadi pemilik warung nasi itu, bisa menuangkan ide dan kreatifitas sebebas-bebasnya . maju terus mas, aku dukung dengan doa aja dulu ya. salam

  34. Wiraswasta itu adalah orang yg kaya dan punya banyak modal
    yaitu kaya semangat dan modal niat baja
    Saluu..utt..🙂

  35. betul itu..restu dari orang tua mampu memperlancar segala urusan..bukanka ridho Allah tergantung dengan ridho beliau2..

    selamat berusaha pak.s.emoga sukses..jangan pernah takut gagal.

    tetap semangat!!

  36. setuju..doa orang tua sangat penting.. keep semangat ya kang..!

  37. pantang menyerah untuk sebuah keyakinan merupakan 1/2 dari keberhasilan.. salam

  38. yupp setuju banget kang

  39. sumanged……., lebaran mudik ka Ciamis kan ? di mana linggihna Ciamis teh ?

  40. hebat kang,
    salut buat akang,
    doakan saya terbebas juga…🙂

  41. Tetap semanget ya kang….🙂
    Restu Orang Tua memang penting… (jadi kangen..😦 )

  42. semangat!!!
    semoga berhasil di dua-duanya.

  43. Terus maju ya…. ada kalanya nanti waktu akan membantu kita membuktikan… bahwa apa yang jadi keinginan kita adalah benar adanya… Insya Allah….

  44. Saya melihat, mas Achoey ini memiliki prinsip yang kuat. Dari hal itu saja saya sudah yakin akan kesiapan mas Achoey menghadapi rintangan apapun. Semoga cepat menjadi apa yang dicita-citakan… amien

  45. Salut mas.., saya jg pngen jd pngusaha


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: