Oleh: achoey sang khilaf | September 11, 2008

Tiga Tahun Merantau di Bogor (Bagian 1)

Tidak terasa sudah tiga tahun lamanya aku merantau di daerah ini. Dan aku sangat bersyukur karena di sini aku merasa telah memiliki banyak teman dan banyak hal yang membuat diri ini merasa nyaman. Padahal tak pernah terbayangkan sebelumnya bahwa aku di sini bisa bertahan lama. Karena memang niat semula hanyalah untuk sementara saja. Dan kembali ke Cikarang, Bekasi di mana di sana beberapa garapan pekerjaan telah menantiku kembali.

Awal aku terdampar di sini adalah untuk membantu seorang rekan bisnis saudaraku yang kan mengadakan pameran. Tugasku adalah melobi beberapa pentolan sebuah perusahaan rekanan. Dan alhamdulillah kegiatan bisnis ini berjalan lancar dan sukses.

Malamnya aku dijemput untuk kembali diboyong ke Cikarang, tetapi rekan bisnis saudaraku itu memintaku memperpanjang waktu keberadaanku di sini. Dia ingin aku membantunya tuk merintis sebuah frenchise lembaga bimbingan belajar dan sebuah lembaga kursus bahasa Inggris. Dan karena permintaan itu sepenuh hati akhirnya kutambahkan waktuku satu bulan ke depan. Dan ketika satu bulan terlalui sudah, aku pun di pinta bertahan sampai tiga bulan. Dan alhamdulillah dua lembaga pendidikan itu pun sudah berdiri dan tersosialisasikan. Bahkan sudah mulai beroperasi menjalankan proses penawaran jasanya.

Aku memang sangat suka akan tawaran merintis sebuah unit usaha. Memang cita-citaku adalah menjadi seorang pengusaha karena itu sesuai dengan back ground pendidikanku yakni Manajemen.

Dalam perjalanan tempo waktu tersebut, telepon dari Cikarang teratur berdering tuk memintaku segera kembali ke sana. Tak hanya untuk garapan yang memang kutinggalkan, tapi tawaran-tawaran baru terus bermunculan. Aku sendiri bangga akan aktualisasi diriku yang begitu baiknya di sana. Dari segi penghasilan pun jelas di Cikarang lebih besar, tapi jejakku harus ada di kota ini.

Di kota ini aku pernah menangani beragam unit usaha. Dan kemampuanku tertempa karenanya. Bagiku waktu bukan hanya harus ditukar dengan gaji, melainkan bentuk investasi untuk terus belajar serta menggali dan mengembangkan potensi. Di sini aku sempat merasakan bagaimana membantu mengelola sebuah toko buah dan sebuah kafe. Dan jujur ini banyak membantuku untuk mengelola Kedai Mie Janda milikku dan sahabatku kini.

Aku sangat berterima kasih pada sahabat-sahabatku yang berkenan menjadi bagian dari tim yang solit. Tim perintis yang dengan cepat mengenali sosok aku, orang kampung yang suka tantangan. Mereka semua yang memiliki andil besar hingga apa yang kurancang berjalan lancar. Dan kini mereka telah berpencar pada posisi masing-masing. Di perusahaan dan kota yang berbeda. Dengar-dengar menyebar tak hanya di Bogor dan Jakarta, tapi juga Bandung, Batam dan Soroako. Ah indahnya jikalau kita semua bisa kembali berkumpul sahabat.

Iklan

Responses

  1. Oi, amboyy.. rupanya, anjeuna eta teh perantau muda yg suka babat alas… sipp dehh.. salut.. 🙂

  2. kerennn
    kisah sukses perantau muda 😀

  3. keep stru99le a’choey [okta pinjem istilah yakh heeh] selalu suksess and cemangaadd…:)

  4. koq kisahnya kerrreeennn bangetz yakz?
    *pertanyaangajelas.com

  5. jadi kangen bogor … apa kabar bogor?? :mrgreen:

  6. satu lagi bro, kamu yang didepan pake baju item ya?
    *pertanyaangajelaslagi.net

  7. ho. inspiratif kisah hidupnya kang

  8. udah 3 tahun kang, meuni betah nya’? 😀

  9. subhanallah semoga usahanya selalu dilancarkan 😉

  10. salut ama kisahnya….

  11. wah ini kisahnya kang achoey ya.. kereeenn

  12. kisah nyata yang bagus dan sukses… jadi tidak sabar menunggu lanjutannya… *kapan.terbit?*
    salam

  13. Memang sampeyan bakat menjadi pengusaha, Mas.

  14. Keren2…hebat…salut2 kang….
    dikau emank mantab… 😀

  15. kang Achoey ganteng pake jas 🙂 *hilang fokus*
    maju terus ya…

  16. sukses selalu

  17. sang direkturnyah make jaket…. 😀
    sukses selalu kang….. 😀

  18. perantau yang sukses nih ceritanya!
    wekekekekekeke!

  19. wew mantaps pula neh kang achoey … 🙂
    semoga tetap sukses slalu kang ….

    do’akan saya juga bisa jd pengusaha yg sukses 🙂

  20. Salut. Semoga makin sukses dan bahagia.

  21. kisah yang pantes untuk di tiru…
    tetap semangat choey..

  22. Akang hebat yah…., bisa berhasil diperantauan…
    Beda ma aku pengennya pulang terus hehe… 😀

  23. Salam
    jadi kangen bogor, aku pun perantau kang dan pernah tinggal dan kerja di kota hujan ini juga 🙂

  24. bogor,..benar2 kota bersejarah juga bagi saya….
    there’s to much memory, at there..

  25. kesuksesan itu sering kali datang dari arah yang tidak pernah kita duga sebelumnya.
    sukses selalu mas!

  26. jadi jilbab putih itu yang ada di photo dibawah ya kang …

    *cemburu*


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: