Oleh: achoey sang khilaf | Maret 18, 2008

Maafkanlah Sang Khilaf yang Rapuh ini

Untuk dua sosok perawat yang baik hati
Untuk sosok guru yang bijak dan lembut hati
Untuk sosok karyawati yang berdikari dan teguh hati
Maafkan daku yang tak bisa mengaitkan hati
Meski hanya untuk sebait hari

—————————————————————

Untuk Ustadz yang senantiasa bijak menyikapi kerapuhanku
Syukron atas apa yang telah diperbuat untukku
Tapi afwan hati ini tetap membeku
Untuk mencendrungkan hati mencair rindu

—————————————————————

Untuk ayah dan ibunda tercinta
Maafkanlah anakmu yang belum bisa
Bersegera mengenalkan sosok bidadari dunia
Yang kalian nanti bersambut bunga

—————————————————————

Untuk hati yang tak kunjung cenderung
Jangan biarkan mata ini kembali pegang kendali
Karena tak cukup cantik fisik yang terlihat
Tapi cantik hati yang terpancar tanpa samar

—————————————————————

Untuk waktu yang mungkin masih tersisa
Biarkan aku terjaga menanti kehadirannya
Karena tulang rusuk yang satu itu
Mungkin telah hampir tiba di gerbang cinta
Iklan

Responses

  1. ooh jadi sebentar lagi ya kang.. selamet yah..

    Harapan sih sebentar lagi. Menunggu waktu bertemu. Menghabiskan penantian pada sosok yang belum tampak. Aku ga tahu dia siapa dan dimana. Yang jelas dia telah semakin dekat.

  2. *manggut2*
    Hayo tulang rusuk, dikau dinantikan Kang achoey nih !
    *bletak*
    *dilempar ama rusuk sapi*

    Iya nih Bunda. Kemana aja sih dia. Kok ditungguin di stasiun juga ga nongol2. đŸ˜€

  3. apa ya ? selamet aja dech
    dan saya titip doanya saja , maaf cuma itu yang bisa saya berikan saat ini

    Lain kali, beri kado juga ya nanti. Isinya mo kulkas boleh, rumah juga boleh. đŸ˜€

  4. waah… ketahuan neh…. ma perawat, bu guru dan karyawati yang ndak jadi mengait hati. Berarti yang Na, Ny dan Ni itu kaleee…..
    *he…he…. kabuurr….*

    Bukan ukhti. Yang 4 tadi biodata yang Ustadz beri kemaren2. Tapi lagi2 ane mengecewakan Ustadz.

  5. eh…. balik lagi ga jadi kabur. minta ijin me_link ya…..

    Ane juga link.

  6. jadi? kapang nieh undangannyah di sebar?

    Aduh, kapan ya. Lagi nyari nama yang tepat dulu untuk teman namaku di undangan itu.

  7. loh…. dah tahu ngecewain napa ga nurut aja?
    kalo kebanyakan ntar bingun milihnya lho… Kalo dah punya pasti deh ngrasa itu yang paling baik…. makanya segerakan aja….

    Itulah rapuhnya ane, ukhtiku. Ane sulit untuk ngerasa hati ini cenderung.

  8. Nunggu yang seperti apa akh???

    Nunggu yang bisa membuat hati ini cenderung kepadanya.

  9. Dia akan datang anakku, dia akan datang!!!
    Hwa..hwa..hwa..

    Iya ayah. Kan kunanti dia. Hwa..hwa..hwa..

  10. amin..didoain deh… đŸ™‚

    Amin. Makasih ya atas doanya.

  11. yang penting kudu perempuan ya Kang ! inget, PEREMPUAN !
    *ngaco lagi*

    La iya lah Bunda. Kan ane laki-laki. đŸ˜€

  12. Kang..
    emang sulit menerima seseorang yang bukan kecenderungan kita, walaupun dia seakan sempurna, tapi bila hati tak bergeming, percuma saja,,,jalani saja kang,,,nanti akang akan tiba di suatu titik, dimana hati akan tiba2 mencair,,,menjadi aliran hangat yang akan membuat akang merasa yakin menjalani hidup dengannya,,,
    itulah yang disebut jodoh,,,tidak ada definisinya,,,

    Ehm, boleh juga tuh. đŸ™‚


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: